Pengelola Destinasi Wisata di Subang Butuh Perhatian Bupati

  • 05 Apr 2026 14:04 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID. Subang - Sejumlah pengelola destinasi wisata di Kabupaten Subang mengaku pesimis, target pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata, yang dibebankan Pemerintah Daerah, tidak akan tercapai seratus persen. Karena anjloknya angka kunjungan wisatawan dari tahun ke tahun terus menunjukan trend penurunan.

Meski dari Bidang Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Subang, selalu memberikan kiat-kiat, tentang bagaimana caranya untuk meningkatkan angka kunjungan wisatawan tersebut. Namun menurut Bagian Administrasi dan Lapangan Florawisata D'Castello Ciater Subang Tri Santa Sitepu, tetapi tidak berdampak apapun terhadap angka kunjungan wisatawan tersebut, khususnya ke Florawisata D'Castello.

"Padahal kita selalu menyampaikan, keluhan kami di sini kepada Disparpora, melalui diskusi dan sharing, tetapi hasilnya tidak memuaskan. Ambil contoh saja, selama sepekan lebih libur Lebaran kemarin, angka kunjungan wisatawan hanya mencapai 7 ribu lebih wisatawan yang berkunjung, apa dengan jumlah itu, mampu menutupi target PAD, yang ditargetkan pemerintah daerah?," tegas Tri Santa Sitepu kepada RRI di Subang, Minggu 5 April 2026.

Yang diinginkan pengelola destinasi wisata saat ini, lanjut dia, kehadiran Bupati Subang Reynaldi, agar tahu lebih dekat apa yang dikeluhkan oleh para pengelola destinasi wisata. Jangan hanya mendengar laporan dari bawahan, yang bisa saja laporannya tidak objektif.

"Kami sangat mengharapkan kehadiran langsung Pak Bupati kelapangan, kita cari solusi terbaik, agar sektor kepariwisataan ini tidak mati suri. Dengan kehadiran Pak Bupati tersebut, bahwa support dari pemerintah daerah itu ada," tegasnya.

Kemudian ditambahkannya, event-event penting bisa di gelar di wilayah selatan, atau secara bergilir di gelar di destinasi wisata, baik itu event skala kabupaten, provinsi maupun nasional. Selanjutnya pemerintah daerah juga bisa meng-endos setiap destinasi wisata yang ada, artinya melalui konten Pemkab Subang bisalah di promosikan seluruh destinasi wisata yang ada di Subang ini, melalui jaringan Bupati dn Walikota se-Indonesia, agar kepariwisataan di Kabupaten Subang kembali bergairah.

"Jadi kolaborasi antara pelaku usaha pariwisata dengan pemerintah daerah itu, harus selalu berkaitan, dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Subang. Artinya tidak hanya tanggungjawab pengelola destinasi wisata saja, tetapi juga ada keterlibatan pemerintah daerah," tandas dia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....