Bandung Zoo Ditutup saat Libur Lebaran
- 20 Mar 2026 12:00 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan operasional Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo akan dihentikan sementara selama periode libur Lebaran 2026. Keputusan tersebut diambil setelah izin operasional dari Kementerian Kehutanan Republik Indonesia belum juga diterbitkan.
Kondisi ini menjadi kendala utama bagi pemerintah daerah untuk membuka kembali salah satu destinasi wisata populer di Kota Bandung tersebut. Farhan menjelaskan, hingga saat ini belum ada lembaga konservasi yang secara resmi ditunjuk untuk mengelola Bandung Zoo.
Ketiadaan pengelola yang memiliki legitimasi menjadi faktor utama tidak keluarnya izin operasional dari pemerintah pusat. “Kebun binatang gagal dibuka, tidak diberi izin oleh Kementerian Kehutanan. Karena memang sampai sekarang tidak ada lembaga konservasi yang bisa bertanggung jawab, maka kami akan tutup,” ujar Farhan, Jumat 20 Maret 2026.
Meski ditutup sementara, Pemerintah Kota Bandung memastikan tidak akan mengabaikan aspek kesejahteraan, baik bagi pegawai maupun satwa yang berada di dalam kawasan kebun binatang tersebut. Langkah-langkah pengawasan dan pemenuhan kebutuhan tetap akan dilakukan selama masa penutupan berlangsung.
“Pemkot Bandung menjamin kesejahteraan pegawai serta satwa yang ada di dalam kawasan tersebut,” tegasnya.
Farhan juga menekankan bahwa penutupan ini bersifat sementara. Pemerintah menargetkan pada Mei 2026 sudah ada kepastian terkait lembaga konservasi yang akan mengambil alih pengelolaan Bandung Zoo, sehingga operasional dapat kembali berjalan secara normal.
Dikatakannya, Selama masa transisi, pengelolaan kawasan akan berada di bawah koordinasi sejumlah pihak, yakni Kementerian Kehutanan Republik Indonesia, Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, serta Badan Aset Pemerintah Kota Bandung.
" Adanya langkah ini, diharapkan proses penataan pengelolaan Bandung Zoo dapat berjalan lebih baik ke depan, sekaligus memastikan keberlangsungan fungsi konservasi serta perlindungan terhadap satwa tetap terjaga," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....