Komunitas Cosplayer Asia Afrika Ikrar Ciptakan Wisata Aman dan Nyaman

  • 18 Mar 2026 16:51 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Komunitas cosplayer di kawasan Jalan Asia Afrika menegaskan komitmen bersama untuk menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Kota Bandung.

‎Komitmen tersebut diwujudkan melalui ikrar bersama yang telah disepakati oleh sejumlah komunitas cosplayer. Ikrar itu bahkan diperkuat dengan penandatanganan di atas meterai sebagai bentuk keseriusan dalam menjaga ketertiban dan kepercayaan publik.

‎‎Koordinator Lapangan Cosplayer Asia Afrika, Acil, menjelaskan bahwa inti dari kesepakatan tersebut adalah menghadirkan hiburan yang sehat tanpa unsur paksaan, serta menjunjung tinggi etika dalam berinteraksi dengan pengunjung.


‎“Ikrar ini menegaskan bahwa kami siap menghibur tanpa memaksa, bersikap sopan, dan tidak melakukan tindakan seperti menipu, menjebak, ataupun memeras pengunjung. Ini sudah disepakati oleh beberapa komunitas,” ujar Acil di kawasan Jalan Asia Afrika, Rabu 18 Maret 2026.

‎Meski demikian, Acil mengakui bahwa proses penertiban di lapangan tidak bisa dilakukan secara instan. Ia menyebut masih terdapat sebagian kecil oknum yang belum sepenuhnya mematuhi aturan. Namun, pihaknya terus melakukan pembinaan dan pengawasan secara bertahap.

‎“Memang masih ada yang sulit diatur, tapi kami terus berusaha memaksimalkan kenyamanan pengunjung. Kami juga belajar dari kejadian sebelumnya agar ke depan bisa lebih baik,” katanya.

‎Acil juga berharap masyarakat tidak lagi memandang sebelah mata profesi cosplayer. Menurutnya, selama hampir satu dekade keberadaan mereka di Bandung telah menjadi bagian dari daya tarik wisata yang mampu menarik kunjungan wisatawan.

‎“Kami di sini mencari rezeki untuk keluarga. Bandung sudah seperti rumah bagi kami dan kami juga ikut berkontribusi dalam menarik wisatawan datang ke kota ini,” ucapnya.

‎Senada dengan itu, salah satu cosplayer yang dikenal sebagai “Kepala Buntung”, Candra, menyampaikan bahwa permasalahan yang sempat terjadi sebelumnya dipicu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Namun, berbagai langkah tegas telah dilakukan, termasuk pemberian sanksi dan pembinaan dari pihak terkait.

‎“Sudah ada penanganan dari pihak terkait, bahkan sempat ada sanksi. Alhamdulillah sekarang kami diberi kesempatan lagi untuk berkarya, tapi dengan aturan yang lebih ketat,” katanya.

‎Ia menambahkan, saat ini pengawasan internal juga telah diperkuat. Komunitas cosplayer menyiapkan petugas khusus untuk memastikan tidak ada lagi pelanggaran yang merugikan pengunjung.

‎“Kami juga siapkan pengamanan dari internal cosplay supaya tidak ada oknum lagi. Sekarang kami berjalan sesuai aturan dan kondisinya sudah kembali normal,” ujarnya.

‎Menjelang libur Lebaran, para cosplayer berharap jumlah kunjungan wisatawan ke Bandung kembali meningkat seperti tahun-tahun sebelumnya. Dengan suasana yang lebih tertib dan kondusif, mereka optimistis kepercayaan masyarakat akan pulih.

‎“Harapannya Lebaran ini bisa ramai lagi dan tidak ada kendala. Kami ingin memberikan hiburan terbaik tanpa merugikan siapa pun,” tandasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....