Long Weekend Imlek, 1,5 Juta Kendaraan Masuk ke Bandung

  • 16 Feb 2026 11:44 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Data traffic counting Polrestabes Bandung mencatat lebih dari 1,5 juta kendaraan masuk ke wilayah Kota Bandung selama periode libur panjang 13–15 Februari 2026. Selama periode tersebut, arus kendaraan terpantau mengalami kepadatan di sejumlah ruas jalan utama Kota Bandung.

Sementara itu, jumlah kendaraan yang keluar tercatat sekitar 1,3 juta unit. Dengan demikian, terdapat selisih kurang lebih 200 ribu kendaraan yang hingga Senin 16 Februari 2026, diperkirakan masih berada di wilayah Bandung Raya.

Long weekend ini sendiri berlangsung hingga Selasa 17 Februari 2026, yang merupakan peringatan Imlek 2026. Kasat Lantas Polrestabes Bandung, AKBP Hudi Arif, mengatakan lonjakan arus kendaraan sudah terlihat sejak Jumat siang dan mencapai puncaknya pada Sabtu dan Minggu.

“Terhitung mulai Jumat sampai dengan Minggu, kendaraan yang masuk ke Kota Bandung kurang lebih sebanyak 1.500.000 lebih. Yang keluar sekitar 1.300.000 lebih, sehingga masih ada selisih sekitar 200.000 kendaraan yang masih berada di Bandung,” ujarnya di Pos Polisi Pasteur, Bandung, Senin 16 Februari 2026.

Menurut Hudi, tingginya angka kendaraan yang masuk menunjukkan Bandung masih menjadi tujuan favorit masyarakat untuk berwisata, berbelanja, maupun berkumpul bersama keluarga. Memasuki Senin pagi, arus kendaraan dari luar kota masih terpantau meningkat meski tidak setinggi akhir pekan.

Aparat kepolisian tetap menyiagakan personel gabungan dari Polrestabes Bandung, jajaran Polsek, serta dukungan Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat guna mengantisipasi kepadatan yang masih mungkin ada. Selain tingginya volume kendaraan, kemacetan juga dipicu oleh parkir liar di bahu jalan, khususnya di kawasan wisata dan pusat kuliner.

Polisi mengatakan telah memberikan teguran kepada pengendara yang melanggar aturan. Bahkan polisi juga tak segan untuk melakukan penindakan kepada para pelanggar.

“Kami tetap imbau pengguna jalan agar tidak parkir di bahu jalan. Jika sudah diberikan teguran dan masih melanggar, tentu kami lakukan penindakan,” kata Hudi menegaskan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....