Pemugaran Gunung Padang Tunggu Kementerian Kebudayan

  • 06 Feb 2026 14:59 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cianjur - Situs Gunung Padang yang berada di Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, hingga kini belum mengalami proses pemugaran. Kondisi tersebut terjadi meskipun situs megalitikum itu telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi beberapa waktu lalu.

Gunung Padang dikenal sebagai kompleks punden berundak megalitikum yang tersebar di kawasan Asia Tenggara dan memiliki nilai sejarah tinggi. Pemugaran situs ini dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan warisan peradaban leluhur yang memiliki nilai budaya dan arkeologis.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cianjur, Heri Kurniawan, mengatakan rencana pemugaran Situs Gunung Padang memang sudah disiapkan. Namun hingga saat ini, proses tersebut belum dapat direalisasikan.

“Hingga kini belum ada rekonstruksi, meskipun beberapa waktu lalu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi telah meresmikan dimulainya rekonstruksi Situs Gunung Padang,” ujar Heri, Jumat 6 Februari 2026.Ia menyebut, peresmian tersebut masih bersifat simbolis dan belum diikuti pengerjaan fisik.

Heri menjelaskan, pemugaran situs cagar budaya nasional tersebut berada di bawah kewenangan pemerintah pusat. Proses rekonstruksi sepenuhnya menjadi tanggung jawab Kementerian Kebudayaan.

“Lebih jelasnya, yang mengerjakan adalah Kementerian Kebudayaan, dipimpin oleh Bapak Profesor Ali Akbar,” katanya. Pemerintah daerah, lanjut Heri, tidak terlibat langsung dalam pekerjaan teknis pemugaran.

Baca Juga: Libur Lebaran 2026 Pantai Garsel Prioritas Pengamanan

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Cianjur tetap berperan dalam mendukung rencana rekonstruksi tersebut. Dukungan yang diberikan bersifat administratif dan informatif sesuai kewenangan daerah.

“Kalau Pemkab dilibatkan, hanya sebatas memberikan informasi seputar Gunung Padang saja,” pungkas Heri. Ia berharap pemugaran dapat segera terealisasi demi menjaga kelestarian situs bersejarah tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....