Danau Denuh, Eksotisme Alam di Bukit Culamega
- 02 Feb 2026 17:24 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Tasikmalaya- Kabupaten Tasikmalaya menyimpan beragam destinasi wisata yang indah. Selain dikenal dengan wisata Gunung Galunggung, wisata Pantai Karang Tawulan, dan Kampung Naga, Kabupaten Tasikmalaya memiliki objek wisata tersembunyi, yang belum dikenal banyak orang tapi memiliki eksotisme dan keindahan luar biasa.
Salah satunya, Danau Denuh yang berada di Kecamatan Culamega. Danau yang berada di atas Bukit Culamega ini, ternyata tidak hanya indah, namun menjadi surga bagi pemancing, karena danau ini dihuni berbagai jenis ikan air tawar.
"Indah ya, alamnya asri, danaunya alami. Pokoknya kalau kesini pasti betah, tenang jauh dari keramaian,” kata Doni, salah seorang pengunjung.
Wisata alam yang indah ini, tentunya menjadi perhatian pemerintah kecamatan setempat. Pemerintah Kecamatan Culamega terus berupaya menghidupkan kembali potensi wisata alam Danau Denuh yang berada di perbatasan Desa Cikuya, Kecamatan Culamega, dan Desa Bojongkapol, Kecamatan Bojonggambir.
Baca juga:Bupati Bandung Imbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem
Letaknya yang berada di atas bukit membuat Danau Denuh masih jarang tersentuh aktivitas wisata massal. Keasrian alamnya tetap terjaga dengan pepohonan rindang, udara sejuk.
Camat Culamega, Uu Saeful Uyun, mengatakan, pihaknya saat ini tengah berupaya memperkenalkan kembali destinasi tersebut agar lebih dikenal masyarakat luas. Berbagai kegiatan lintas sektoral telah digelar di lokasi, mulai dari bakti sosial, penanaman pohon, hingga penebaran benih ikan.
Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut juga menjadi langkah awal promosi agar Danau Denuh tidak lagi menjadi destinasi tersembunyi. Selama ini danau tersebut sebenarnya sudah dikenal masyarakat Tasikmalaya Selatan, namun belum banyak diketahui wisatawan dari luar daerah.
“Kegiatan ini sekaligus mendukung program Gubernur Jawa Barat dalam menjaga kelestarian lingkungan, serta program Kabupaten Tasikmalaya Tasik Hejo,” ujarnya, Senin, 2 Februari 2026.
Medan yang menantang menuju Danau Denuh, justru menjadi daya tarik tersendiri. Akses yang melewati jalur hutan, menyeberangi sungai kecil, serta jalan setapak yang terjal, menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta petualangan, khususnya pengguna kendaraan roda dua dan komunitas “off-road”.
“ Memang masih perlu peningkatan akses, tapi sudah cukup layak,” katanya.
Area danau yang asri juga cocok dijadikan lokasi kemping, kegiatan edukasi alam, hingga wahana air sederhana seperti rakit. Terlebih, lanskap perbukitan yang mengelilingi danau juga menghadirkan pemandangan indah, terutama saat pagi dan sore hari.
Pemerintah kecamatan setempat berharap, Danau Denuh menjadi destinasi wisata alternatif untuk liburan akhir pekan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.“Kami terus melakukan penataan secara bertahap. Sehingga diharapkan, danau denuh menjadi wisata yang berkembang, dengan alamnya yang tetap terjaga, “ kata Uu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....