Wawalikota Tasikmalaya Sebut Pasar Tradisional Kuatkan Sisi Sosial Masyarakat

  • 06 Agt 2026 19:55 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Tasikmalaya- Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra menyebut, keberadaan pasar tradisional sebagai salah satu penguat sisi sosial masyarakat. Ia juga mengatakan, pasar tradisional melatih masyarakat berinteraksi, termasuk memperluas jaringan persaudaraan.

Hal itu disampaikan Diky, saat menghadiri Musda I, Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kota Tasikmalaya, di Kecamatan Kawalu, Kamis 6 Agustus 2026. Ia mengatakan, dari sudut pandang pribadi pasar tradisional juga bisa dianalogikan dengan permainan anak zaman dulu.

“Iya sama- sama menguatkan sisi sosial masyarakat. Dalam permainan “urang lembur” dan pasar tradisional sama- sama melatih masyarakat berinteraksi. Tawar menawar dan ijab kabul terjadi di pasar tradisional,” ucapnya.

Meski memiliki peran penting, Diky mengakui Pemkot Tasikmalaya saat ini belum maksimal melakukan penataan kreatif dan inovatif di pasar tradisional, karena beberapa kendala.“Walau secara tugas pokok fungsi saya tidak mengurusi pasar, tapi saya merasa setidaknya harus membantu memikirkan solusi yang kelak bisa jadi rujukan kepada pimpinan,” ujarnya.

Namun lanjut Diky, karena kondisi anggaran, saat ini belum memungkinkan. “saran pak wali harus jalin hubungan dan kerjasama dengan pihak non pemkot,” katanya.

Kerjasama dengan pihak lain, kata Diky, misalkan dulu ada pasar online yang dibuat BI yang bekerjasama dengan Pasar Cikurubuk.”hal ini sangat mungkin dilakukan. Tapi untuk berkomunikasi dengan BI harus pimpinan langsung,” ujarnya.

Meski demikian, ke depan Diky berharap, penanganan pasar tradisional akan lebih baik. Selain itu, Ia juga berharap, Indag mampu menemukan format tepat untuk melestarikan pasar tradisional agar menjadi pasar yang kembali banyak diminati khalayak di Kota Tasikmalaya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....