UMKM Tasik Sukses Jualan Online, Diky Candra: Keinginan Wujudkan POT Menggebu

  • 03 Jul 2026 22:21 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Pelaku usaha Mukena dan Kebaya di Jalan Air Tanjung, Kampung Tanjung, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, meraih penghargaan Shopee Award UMKM live Streaming No 1. Pemilik merek dagang Azella Collection ini, berhasil menyisihkan pedagang lainnya dari provinsi lain di Indonesia.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra saat mengunjungi pelaku usaha ini mengaku, takjub dengan keberhasilan yang diraih. Bahkan Diky terkejut, tempat usaha yang berada di gang kecil ini bisa produktif, dengan ragam kegiatan, mulai produksi yang dilakukan warga hingga jualan online.

“Pak Haji Tri ini dapat penghargaan dari shopee terkait penjualan online. Atas nama Pemkot kami minta maaf terlambat tahu, dan berterima kasih atas sumbangsihnya untuk kota tasik,” katanya, Jumat 3 Juli 2026.

Diky mengatakan, melihat keberhasilan ini, membuatnya semakin ingin merealisasikan adanya Pasar Online Tasik (POT). “Setelah melihat ini, saya semakin menggebu ingin merealisasikan POT di 10 kecamatan yang ada,” ujarnya.

Dengan adanya POT di 10 kecamatan, setidaknya ada 10 pasar alternatif bagi masyarakat sekitar. “Iya kalau tiap umkm melakukan hal yang sama agak sulit. Apalagi modal kecil dan jenis terbatas. Tetapi kalau dibuat semi konsorsium di kecamatan insya Allah lebih baik,” katanya.

Diky juga berharap, warga Tasikmalaya mengenal dan bisa belajar kepada pemilik usaha ini.”semoga warga tasik semakin mengenal beliau. Apalagi beliau ini telah membuka lapangan kerja bagi warga setempat secara aktif dan kreatif,” katanya.

“Saya juga berharap akan ada bintang tamu “affiliate” ternama untuk membantu usaha beliau agar semakin dikenal. Mungkin istri saya H. Rani Permayani yang punya ratusan ribu pengikut di media sosial bisa membantu,” ujarnya.

Sementara itu pemilik Azella Collection Triana Saptiaji mengatakan, Ia memulai usahanya dan berjualan online pada tahun 2017. “Awalnya karena sering lihat istri belanja online. Lalu, terpikirkan kenapa kita tidak ikut jualan online juga,” ujarnya.

Dari situlah, sang Istri akhirnya membuat akun jualan online dan dirinya yang menjalankan usahanya. “akhirnya di 2018 mulai berkembang dengan punya tiga pegawai. Kemudian di 2019 semakin meningkat. Hingga akhirnya saat musim covid 2020, usaha semakin melejit,” katanya.

Dengan semakin meningkatnya usaha yang dijalaninya, Tri mengatakan, dirinya menambah jumlah pegawai.” alhamdulillah orang kerja bertambah. Tim juga membuat jam tayang live streaming menjadi 6 jam yang dibagi tiga sesi. Alhamdulillah dalam satu sesi penghasilan bisa sampai sampai Rp 70 juta,” katanya.

Tri bersyukur, dengan metode jualan online, Ia mengaku, bisa turut mengurangi tingkat pengangguran yang kala itu hancur karena Covid 19.,”akhirnya saya bisa mempekerjakan sampai 100 orang dan terus meningkat hingga mendapat penghargaan live streaming no 1 dari Tasikmalaya,” ujarnya.

Dengan sukses yang diraih, Tri mengajak agar pelaku UMKM tidak berputus asa dalam menjalani usaha. Terus berjuang, agar bisa

bisa mewujudkan, di lingkungan tidak ada lagi pengangguran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....