Pemkab Tasikmalaya Siapkan Program Pinjaman tanpa Bunga Bagi Pelaku Usaha Baru
- 14 Apr 2026 20:28 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Tasikmalaya- Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya segera meluncurkan program pinjaman tanpa bunga. Program ini, akan menyasar pelaku usaha pemula di seluruh desa di Kabupaten Tasikmalaya.
Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al-Ayubi, mengatakan, program yang akan menyasar 7000 sasaran ini, merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Khususnya bagi yang akan memulai usaha.
“Ini bagi pengusaha baru. Untuk jangka waktu pinjamannya, sampai dua tahun, bahkan lebih. Kami pemerintah akan menyediakan berbagai kebutuhan administrasi dan persyaratan agar mudah diakses melalui perbankan,” ujarnya, Selasa 14 April 2026.
Ia mengatakan, anggaran untuk subsidi bunga tersebut berasal dari dana titipan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan bersifat fleksibel dari sisi regulasi.
“ Jadi bukan harus dikembalikan ke kas pemerintah sebagai subsidi. Karena itu, jika dipakai satu tahun, dua tahun, hingga tiga tahun pun secara regulasi memungkinkan,” katanya.
Asep menilai, saat ini, peluang usaha semakin terbuka luas. Apalagi, didukung kemudahan pemasaran, yang tidak lagi harus dilakukan secara tatap muka.
“Dengan modal sedikit, saat ini sudah bisa usaha. Contoh makanan. Produk makanan yang enak, sehat, higienis, lalu dikemas secara bagus saya kira bisa maju. Saya sudah minta Dinas Perdagangan menyiapkan langkah teknis agar pinjaman subsidi bunga itu segera dilaksanakan dalam waktu dekat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tasikmalaya, Endang Syahrudin, mengatakan pihaknya saat ini terus melakukan persiapan terhadap calon penerima, khususnya pelaku UMKM yang akan mendapatkan fasilitas pinjaman tanpa bunga.“Kami melakukan pembinaan sampai mengantarkan mereka mendapatkan pinjaman tersebut ke perbankan,” kata Endang.
Selain mencetak pelaku usaha baru, program ini diharapkan semakin memperkuat pemerataan ekonomi daerah. Terutama, perekonomian berbasis desa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....