Mengenang Satu-satunya Gelar Juara Belanda di Euro 1988

  • 17 Jun 2024 13:45 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung: Euro 2024 digelar di Jerman yang dimulai dari tanggal 14 Juni 2024 hingga 14 Juli 2024 mendatang, terakhir kali kompetisi ini dimainkan di tanah Jerman pada tahun 1988, Belanda sukses menjadi juara. Gelar juara Euro yang direngkuh Belanda pada tahun 1988 itu menjadi gelar pertama sekaligus terakhir bagi Belanda dalam turnamen besar sepakbola internasional.

Sebelum dan sesudah Euro 1988, Belanda memang menjadi tim yang ditakuti negara-negara lainnya dalam kompetisi sepakbola internasional. Pasalnya Belanda yang dikenal dengan gaya permainan Total Football ini tak pernah kehabisan pemain-pemain sepakbola hebat dari suatu waktu ke waktu lainnya.

Mulai dari Johan Cruyff yang menjadi pelopor gaya permainan sepakbola Total Football sebagai identitas timnas Belanda, kemudian masuk ke era trio Ruud Gullit, Marco Van Basten, dan Frank Rijkaard yang berhasil menjuarai Euro 1988, lalu ada juga Dennis Bergkamp, Patrick Kluivert, dan Ronald Koeman yang menghiasi medio 90an, dan medio 2000an hingga sekarang nama-nama seperti Wesley Sneijder, Robin Van Persie, Robben, Van Nistelrooy, dan Virgil Van Dijk menghiasi Timnas Belanda seolah Belanda tak pernah kehabisan bintang sepakbola sehingga menjelma menjadi raksasa sepakbola dari Eropa.

Nyatanya Belanda memanglah raksasa sepakbola karena seringkali berhasil melaju jauh bahkan hingga partai final pada kompetisi Piala Dunia ataupun Euro, namun nahas di final kekalahan menjadi teman akrab dari Timnas Belanda.

Oleh karenanya, Belanda seringkali dijuluki juara tanpa mahkota karena selalu gagal di partai puncak. Belanda total empat kali berlaga di final (tiga final Piala Dunia dan satu final Euro), dari empat laga tersebut, Belanda takluk tiga kali di final Piala Dunia yaitu pada tahun 1974, 1978, dan 2010. Final Euro 1988 merupakan satu-satunya pertandingan final yang mereka menangkan.

Pada Euro 1988 itu, Belanda yang dinahkodai pelatih Rinus Michels sempat terseok-seok terlebih dahulu di fase grup dengan hasil pertandingan masing-masing satu menang, imbang, dan kalah, namun Belanda tetap lolos ke babak gugur dan tampil dominan di semifinal dan final. Kala itu Belanda diperkuat oleh trio Ruud Gullit, Marco Van Basten, dan Frank Rijkaard yang ketiganya juga bermain bersama di klub AC Milan, Ronald Koeman juga menjadi salah satu andalan dari tim yang berjulukan De Oranje saat itu.

Di semifinal Belanda sukses mengalahkan Jerman Barat dengan skor 2-1 melalui gol yang dicetak oleh Koeman dan Van Basten, kemudian di partai final Belanda berhasil membalaskan dendam atas Uni Soviet yang mengalahkan mereka di fase grup. Final tersebut dihelat di Stadion Olympia Munich, Belanda menang dengan skor 2-0 lewat gol dari Van Basten dan Gullit sang kapten tim.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....