Persib U18 Gagal Pertahankan Keunggulan, Diimbangi PSIS

  • 04 Okt 2026 21:16 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Persib U18 harus puas bermain imbang 2-2 melawan PSIS Semarang U18 pada game kedua babak pendahuluan Grup B Elite Pro Academy (EPA) ONE 2026/2027. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Minggu, 4 Oktober 2026.

Persib U18 sebenarnya memiliki peluang besar untuk mengamankan kemenangan setelah mampu unggul dua gol pada babak kedua. Razlya Putra Setiawan membawa tim Maung Ngora memimpin pada menit ke-65 melalui golnya.

Keunggulan Persib U18 kemudian bertambah pada menit ke-76. Gol kedua tersebut tercipta setelah pemain PSIS U18, Faris Dirga Atmaja, melakukan gol bunuh diri yang membuat Persib berada dalam posisi nyaman untuk mengakhiri pertandingan dengan tiga poin.

Namun, keunggulan dua gol tersebut ternyata tidak mampu dipertahankan hingga laga berakhir. PSIS U18 bangkit pada menit-menit akhir dan memperkecil ketertinggalan melalui M. Rofiq Januar yang mencetak gol dari titik penalti pada menit ke-83.

Lima menit berselang, M. Rofiq Januar kembali mencatatkan namanya di papan skor. Gol keduanya pada pertandingan tersebut membuat PSIS U18 berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 sekaligus memaksa Persib U18 berbagi poin.

Pelatih Persib U18, Tito Agung Setiawan, menyayangkan kegagalan anak asuhnya dalam mempertahankan keunggulan. Menurutnya, kehilangan konsentrasi pada penghujung pertandingan menjadi salah satu faktor yang membuat kemenangan di depan mata akhirnya sirna.

“Memang sempat unggul, cuma di menit-menit akhir kami hilang fokus yang akhirnya harus berbagi poin. Sangat disayangkan dan akan jadi catatan bagi kami, tapi lepas dari itu, tim sebenarnya mengalami progres,” kata Tito, dikutip dari laman resmi Persib, Minggu, 4 Oktober 2026.

Pada pertandingan kali ini, Tito juga melakukan sejumlah perubahan dalam komposisi pemain. Sebagian besar pemain yang tampil sebagai starter berbeda dibandingkan laga sebelumnya. Dari 11 pemain awal pada pertandingan sebelumnya, hanya Maulana Malik Ibrahim yang kembali dipercaya turun sejak menit pertama.

Tito menjelaskan, rotasi tersebut dilakukan karena kompetisi EPA ONE memiliki jadwal yang cukup panjang dan membutuhkan kedalaman skuad. Persib U18 juga harus menyiapkan dua tim untuk menghadapi pertandingan pada Sabtu dan Minggu sehingga kesempatan bermain perlu diberikan secara merata kepada para pemain.

“Ini kompetisi yang panjang dan harus bisa menghasilkan dua tim untuk bermain di hari Sabtu dan Minggu. Kami juga ingin memberi pemain kesempatan agar mereka bisa berprogress di setiap pekannya,” jelas Tito.

Menurut Tito, kebijakan rotasi tersebut juga menjadi bagian dari proses pembentukan dan perkembangan pemain. Ia melihat para pemain mampu beradaptasi dengan cukup cepat meski harus mengalami perubahan komposisi dalam setiap pertandingan.

"Saya optimistis, semua pemain akan berkembang. Sudah terlihat adaptasi yang cukup cepat dan ini yang membuat mereka berprogres,” tambahnya.

Setelah menghadapi PSIS Semarang U18, Persib U18 selanjutnya akan menjalani pertandingan tandang menghadapi Garuda United. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Universitas Sebelas Maret, Solo, pada 10-11 Oktober 2026.

Tito memastikan timnya akan melakukan evaluasi dan mempersiapkan permainan yang lebih baik untuk menghadapi dua pertandingan berikutnya. Salah satu fokus yang akan diasah adalah pola permainan dengan mengandalkan kombinasi umpan pendek dan permainan direct.

“Kami akan matangkan permainan umpan-umpan pendek cepat yang dikombinasikan dengan umpan direct, juga mengasah kemampuan individu pemain ketika melakukan penetrasi ke daerah lawan,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....