Persib U20 Bidik Awal Positif di EPA ONE 2026/2027
- 02 Okt 2026 22:57 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Persib U20 menatap kompetisi Elite Pro Academy (EPA) ONE musim 2026/2027 dengan target meraih hasil lebih baik. Maung Ngora akan mengawali perjuangannya dengan menghadapi PSIS Semarang pada laga perdana babak pendahuluan Grup B di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Persib U20 memiliki motivasi untuk memperbaiki pencapaiannya dibandingkan musim sebelumnya. Pada EPA ONE 2025/2026, tim Maung Ngora hanya mampu mengakhiri fase pendahuluan di posisi kelima klasemen. Karena itu, persiapan menghadapi musim baru dilakukan dengan harapan Persib U20 mampu menunjukkan perkembangan dan bersaing lebih baik.
Pelatih Persib U20, Dodik Wahyudi, mengatakan timnya sudah berada dalam kondisi siap untuk menjalani pertandingan pertama. Setelah melakukan observasi serta berkomunikasi secara intensif dengan jajaran tim pelatih, Dodik menilai para pemain telah memiliki kesiapan untuk memulai kompetisi.
“Saya sudah observasi dan intensif berkomunikasi dengan tim pelatih. Saya lihat tim sudah siap. Ini kompetisi yang panjang jadi semoga, tidak ada kendala dalam perjalanannya. Jika melihat kekuatan lawan di grup ini yang cukup merata, saya pikir, kami bisa lebih baik,” kata Dodik, dilansir dari laman resmi Persib, Jumat, 2 Oktober 2026.
Menurut Dodik, perjalanan Persib U20 pada musim ini tidak hanya berorientasi terhadap hasil pertandingan. Kompetisi yang berlangsung panjang menjadi kesempatan bagi para pemain untuk terus meningkatkan kemampuan, baik dari aspek fisik, teknik maupun mentalitas.
Dodik juga menegaskan tidak ada istilah pemain inti maupun pemain cadangan dalam skuad Persib U20. Setiap pemain memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan menit bermain dan menunjukkan kemampuan terbaiknya selama kompetisi berlangsung.
“Di sini tidak ada tim inti atau cadangan jadi semua pemain punya kesempatan yang sama. Pemain hanya boleh tampil maksimal 130 menit. Jadi di match kedua, pemain tersebut enggak boleh main penuh. Saya pikir, ini bagus sebagai kesempatan dan semoga bisa dimanfaatkan,” ujarnya.
Selain itu, EPA ONE musim 2026/2027 akan menerapkan format triple round robin pada fase pendahuluan. Dengan format tersebut, setiap tim akan memiliki kesempatan menjalani pertandingan lebih banyak. Total, terdapat 36 pertandingan yang dapat dimainkan sepanjang fase tersebut.
Dodik menyambut positif perubahan format kompetisi tersebut. Menurutnya, tambahan jumlah pertandingan memberikan keuntungan dari sisi pembinaan karena para pemain muda membutuhkan pengalaman dan jam terbang yang cukup untuk mengembangkan kemampuan mereka.
“Iya, tahun ini format triple round robin. Ini juga hal yang sangat bagus untuk pemain karena di level pembinaan seperti EPA ONE ini yang utamanya adalah memberi pemain-pemain ini punya jam terbang sebanyak mungkin agar terus mengembangkan kemampuannya,” tutup Dodik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....