Mengenal Suporter Sepakbola "Casuals"

  • 30 Sep 2026 14:01 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Sepak bola tidak hanya melahirkan budaya tribun, tetapi juga memengaruhi cara berpakaian suporter. Salah satunya adalah casuals, subkultur yang mempertemukan sejarah suporter sepak bola Inggris dengan perkembangan terrace fashion dan streetwear.

Dalam kanal YouTube Rumble Zine yang tayang pada 22 Agustus 2026 dengan judul “Sejarah Subkultur Casual: Persimpangan Hooliganisme & Fashion Mewah”. Tayangan itu mengulas bagaimana subkultur casuals berkembang sejak akhir 1970-an hingga 1980-an dan kemudian menyebar pengaruhnya ke dunia fashion.

Perkembangan casuals berkaitan dengan perjalanan suporter klub-klub Inggris ke berbagai negara Eropa untuk mendampingi timnya dalam pertandingan antarklub. Suporter dari kawasan Merseyside, termasuk pendukung Liverpool dan Everton, disebut turut membawa pulang pakaian olahraga serta produk fashion dari Italia, Prancis, dan Jerman.

Pakaian tersebut kemudian memiliki fungsi lain di luar penampilan. Ketika aparat Inggris meningkatkan pengawasan terhadap kelompok hooligan yang mudah dikenali melalui jersey klub, syal, atau gaya berpakaian tertentu, sebagian suporter menggunakan pakaian yang lebih rapi dan tidak menampilkan identitas klub secara mencolok agar lebih sulit dikenali.

Gaya tersebut kemudian dikenal melalui penggunaan sejumlah merek Eropa seperti Stone Island, C.P. Company, Lyle & Scott, Sergio Tacchini, Fila, serta sepatu Adidas dari seri City Series. Pakaian olahraga dan busana kasual tersebut membentuk identitas visual yang kemudian dikenal luas sebagai bagian dari terrace fashion.

Seiring waktu, gaya berpakaian yang awalnya berkembang di sekitar tribun sepak bola mulai bergerak ke ruang yang lebih luas. Pengaruhnya kemudian terlihat dalam perkembangan streetwear, ketika pakaian olahraga, jaket, sepatu kets, dan merek fashion tertentu menjadi bagian dari gaya berpakaian populer di berbagai negara.

Perjalanan casuals menunjukkan bagaimana budaya suporter dapat menghasilkan pengaruh di luar stadion, termasuk terhadap industri fashion dan budaya populer. Meski memiliki sejarah yang berkaitan dengan fenomena hooliganism, perkembangan terrace fashion kemudian menjadi bagian dari perjalanan streetwear global dan terus mengalami perubahan mengikuti perkembangan zaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....