Mengenal FC Seoul, Penguasa Korea Selatan yang Akan Persib Lawan di ACL 2

  • 14 Sep 2026 17:29 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Persib Bandung akan menghadapi salah satu klub papan atas Korea Selatan, FC Seoul, pada laga perdana Grup E AFC Champions League Two (ACL 2) 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Seoul World Cup Stadium, Korea Selatan, Rabu 16 September 2026 mendatang.

FC Seoul menjadi lawan pertama Persib dalam perjalanan mereka di fase grup kompetisi antarklub Asia tersebut. Setelah itu, Persib akan menghadapi The Cong-Viettel FC asal Vietnam, dan Melbourne asal Australia.

FC Seoul sendiri bukan klub sembarangan pada kancah sepak bola Korea Selatan. Klub yang bermarkas di ibu kota Korea Selatan ini merupakan salah satu tim mapan di K League 1, kompetisi kasta tertinggi sepak bola Korea Selatan.

Musim ini, FC Seoul menunjukkan performa impreesif di kompetisi domestik. Hingga pertandingan terakhir, Seoul berada di puncak klasemen K League 1 dengan catatan 19 kemenangan, lima imbang, dan lima kekalahan dari 29 pertandingan, dengan total koleksi 62 poin.

Dengan torehan itu, saat ini FC Seoul bertengger di posisi pertama klasemen K League 1, dikejar oleh peringkat kedua yang terpaut 15 poin dari FC Seoul yaitu Ulsan HD FC. FC Seoul juga sepanjang sejarahnya telah berhasil menjuarai K League 1 sebanyak enam kali.

Performa tersebut membuat Persib harus menghadapi tim yang sedang berada dalam kepercayaan diri tinggi. Bahkan, FC Seoul baru saja mengalahkan Jeonbuk Hyundai dengan skor 2-1 pada pertandingan K League 1, Sabtu 12 September 2026 lalu.

Salah satu pemain yang patut mendapat perhatian Persib adalah penyerang asal Polandia, Patryk Klimala. Pemain bernomor punggung sembilan itu menjadi salah satu sumber gol utama FC Seoul dan telah mencetak sejumlah gol penting sepanjang musim.

Klimala tidak hanya berperan di kompetisi domestik. Catatan musim 2026 menunjukkan ia menjadi salah satu pemain penting dalam lini serang FC Seoul, sehingga pergerakannya perlu mendapat perhatian dari barisan pertahanan Persib.

Di sisi lain, FC Seoul ditangani pelatih Kim Gi-dong. Pelatih tersebut telah menjadi bagian penting dalam perkembangan permainan Seoul, dengan timnya mampu bersaing di papan atas K League 1 musim ini.

Menariknya, FC Seoul juga harus membagi konsentrasi antara kompetisi domestik dan ACL 2. Kondisi tersebut membuka kemungkinan adanya rotasi pemain, terutama karena jadwal pertandingan yang cukup padat.

Bagi Persib, laga menghadapi FC Seoul menjadi ujian penting untuk mengukur kemampuan Maung Bandung di level Asia. Persib tidak hanya menghadapi kualitas individu pemain Korea Selatan, tetapi juga permainan kolektif tim yang sedang memimpin kompetisi domestik.

Pertandingan FC Seoul kontra Persib sekaligus menjadi pembuka persaingan Grup E ACL 2. Persib diharapkan mampu membawa pulang hasil positif dari Seoul sebelum menjalani pertandingan-pertandingan berikutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....