PSGC Ciamis Usung Misi Bangkit di Liga 2 2026/2027
- 08 Sep 2026 20:40 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - PSGC Ciamis resmi memperkenalkan tim dan jersey yang akan digunakan untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Peluncuran tersebut berlangsung di DOI Hotel dan Resto, Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Selasa, 8/m September 2026, sekaligus menjadi penanda kesiapan Laskar Singacala menyambut musim baru.
Mengusung tema “Ngaraksa Galuh Jeung Kawanina!”, PSGC ingin membawa identitas dan kebanggaan masyarakat Ciamis ke dalam perjuangan mereka di kompetisi. Tema tersebut memiliki makna menjaga identitas, merawat kebanggaan, sekaligus meneruskan nilai-nilai Galuh melalui sepak bola.
CEO PSGC, Dr. H. Herdiat Sunarya, menyebut peluncuran tim dan jersey menjadi momentum penting bagi klub untuk kembali menegaskan keterikatan PSGC dengan masyarakat Ciamis. Menurutnya, perjalanan di Liga 2 musim ini membutuhkan kerja sama seluruh elemen klub.
"Ngaraksa Galuh Jeung Kawanina!’ bagi kami adalah semangat untuk menjaga identitas, nama baik, dan kebanggaan Ciamis melalui perjuangan PSGC. Kami menyadari kompetisi musim 2026/2027 akan menghadirkan tantangan yang tidak ringan. Karena itu, seluruh pemain, pelatih, official, dan manajemen harus bekerja dengan disiplin, profesional, dan penuh kebersamaan,” ujar Herdiat, Selasa, 8 September 2026.
Herdiat juga menyampaikan apresiasi kepada para pihak yang memberikan dukungan kepada PSGC. Salah satunya adalah RSOP Ciamis yang menjadi sponsor utama, serta Zestien yang kembali dipercaya sebagai apparel resmi klub untuk musim 2026/2027.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan kepada PSGC, termasuk RSOP Ciamis sebagai sponsor utama serta Zestien yang kembali menjadi apparel resmi PSGC musim ini. Kolaborasi yang telah terjalin selama beberapa tahun terakhir menjadi bentuk kebersamaan yang terus kami jaga dan kembangkan,” katanya.
Peluncuran tersebut turut dihadiri Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, dan pemilik RSOP Ciamis, dr. H. Iman Solichin, Sp.OT (K) Spine. Kehadiran Persib memiliki arti tersendiri karena PSGC mulai menjalani kerja sama strategis sebagai tim satelit Persib.
Kerja sama PSGC dan Persib tidak hanya diarahkan untuk kepentingan kompetisi. Sinergi tersebut juga mencakup pengembangan pemain, peningkatan tata kelola klub, hingga upaya membangun ekosistem sepak bola Jawa Barat yang lebih kuat.
Adhitia mengatakan Persib menyambut positif kolaborasi tersebut. Ia berharap hubungan kedua klub dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi pemain muda untuk mendapatkan pengalaman kompetitif di level profesional.
"Kami menyambut baik perjalanan PSGC menghadapi musim 2026/2027. Bagi Persib, kolaborasi dengan PSGC bukan hanya tentang hubungan antarklub, tetapi tentang bagaimana kita dapat tumbuh bersama dan membangun ekosistem sepak bola Jawa Barat yang semakin kuat,” ujar Adhitia.
Menurut Adhitia, keberadaan PSGC sebagai tim satelit dapat menjadi wadah bagi pemain untuk mendapatkan menit bermain sekaligus mengembangkan kemampuan sebelum melangkah ke level yang lebih tinggi.
"Kami percaya bahwa kemajuan sepak bola tidak dapat dibangun sendiri. Dibutuhkan kolaborasi, kepercayaan, dan komitmen untuk saling mendukung. Kami berharap sinergi Persib dan PSGC dapat memberikan manfaat bagi kedua klub, masyarakat Ciamis, Jawa Barat, dan pada akhirnya turut melahirkan lebih banyak talenta yang dapat memberikan kontribusi bagi sepak bola Indonesia,” lanjutnya.
Sebagai bagian dari kerja sama tersebut, sejumlah pemain Persib juga menjalani masa peminjaman bersama PSGC. Mereka diharapkan dapat membantu kekuatan tim sekaligus memperoleh pengalaman dan menit bermain yang lebih banyak selama kompetisi Liga 2 2026/2027.
Pada acara launching, PSGC turut memperkenalkan lima desain jersey. Lima jersey tersebut terdiri dari kostum home, away, third, serta dua kostum khusus penjaga gawang. Seluruh apparel diproduksi Zestien, brand lokal yang berkembang di kawasan Priangan dan telah beberapa musim bekerja sama dengan PSGC.
Untuk kostum kandang, PSGC tetap menggunakan warna ungu sebagai warna utama. Jersey tersebut dipadukan dengan aksen putih serta pattern Cakra Rahayu, elemen yang merepresentasikan Kerajaan Galuh.
Sementara itu, jersey tandang hadir dengan warna putih yang dipadukan aksen garis ungu dan pattern Cakra Rahayu. Kostum ketiga menggunakan warna hitam dengan aksen biru. Adapun penjaga gawang memiliki dua pilihan kostum, yakni orange untuk laga kandang dan biru untuk pertandingan tandang.
Pattern Cakra Rahayu menjadi elemen yang menyatukan seluruh desain jersey PSGC musim ini. Kehadiran simbol tersebut tidak hanya memperkuat tampilan kostum, tetapi juga menjadi bagian dari identitas Galuh yang ingin dibawa PSGC dalam setiap pertandingan.
Dari sisi komposisi pemain, PSGC musim 2026/2027 diperkuat 29 pemain yang mengisi posisi penjaga gawang, lini belakang, tengah, hingga depan. Skuat tersebut akan bekerja bersama jajaran pelatih, manajemen, dan official untuk menghadapi persaingan Liga 2.
Di bawah arahan pelatih Heri Kiswanto, PSGC memiliki jajaran staf kepelatihan yang diisi Eka Ramdani dan Boy Jati Asmara sebagai asisten pelatih, Mochamad Bagas Mahendra sebagai pelatih fisik, Eddy Harto sebagai pelatih penjaga gawang, serta Iwan Muhamad Darmawan sebagai asisten pelatih penjaga gawang.
PSGC dijadwalkan mulai menjalani kompetisi Liga 2 musim 2026/2027 pada 12 September 2026. Dengan persiapan yang telah dilakukan, klub berharap seluruh pemain mampu menjaga konsistensi dan memberikan penampilan terbaik sepanjang musim.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....