Persib Tak Main di GBLA saat ACL 2, Igor Tolic Soroti Kondisi Lapangan
- 23 Agt 2026 19:48 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, memberikan komentarnya terkait perubahan venue pertandingan melawan Manila Digger FC pada babak preliminary AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027. Laga yang sebelumnya direncanakan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) tersebut akhirnya dipindahkan ke Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung.
Persib dijadwalkan menghadapi Manila Digger pada Senin, 31 Agustus 2026. Pemindahan venue dilakukan setelah manajemen klub mempertimbangkan kondisi terkini rumput GBLA yang masih menjalani proses pemeliharaan dan pemulihan menjelang bergulirnya kompetisi Indonesia Super League 2026/2027.
Igor Tolic tidak ingin terlalu banyak mengomentari keputusan tersebut. Menurutnya, persoalan mengenai pemilihan stadion bukan menjadi ranahnya sebagai pelatih, melainkan menjadi tanggung jawab pihak yang mengelola dan menentukan venue pertandingan.
“Kita tidak berada di stadion (GBLA). Jadi ini adalah masalah lain. Saya pikir ini bukan pertanyaan untuk saya, ini pertanyaan untuk orang-orang yang mengurus ini,” kata Igor Tolic, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Pelatih asal Kroasia tersebut menilai kondisi lapangan menjadi hal yang perlu diperhatikan serius. Ia menyebut Persib harus menyesuaikan diri dengan situasi yang ada, termasuk mempersiapkan tim untuk mengetahui stadion mana yang akan digunakan pada pertandingan ACL Two maupun kompetisi domestik.
“Jadi saya tidak ingin berbicara terlalu banyak tentang ini karena memang begini keadaannya sejak lama, dan ya. Sekarang kita di sini, lapangannya seperti ini, jadi kita perlu melihat di mana kita akan bermain ACL dan kapan kita akan bermain di liga,” ujarnya.
Igor bahkan secara terbuka menyoroti kondisi rumput lapangan yang menurutnya belum ideal untuk digunakan. Ia meminta kondisi tersebut dilihat secara langsung agar dapat menggambarkan persoalan yang ada tanpa perlu penjelasan panjang.
“Karena lapangan ini tidak layak pakai. Ambil foto lapangan ini dan Anda akan melihat semuanya. Anda cukup memasang foto lapangan dan semuanya sudah jelas,” tutur Igor.
Sementara itu, keputusan menggunakan Stadion Si Jalak Harupat diambil Persib untuk memberikan ruang lebih optimal bagi proses pemeliharaan dan pemulihan rumput GBLA. Langkah tersebut juga dilakukan agar GBLA dapat berada dalam kondisi terbaik ketika Persib menjalani pertandingan kandang di kompetisi Super League 2026/2027.
Setelah menghadapi Manila Digger, Persib akan memulai kiprahnya di Super League 2026/2027 dengan menghadapi PSM Makassar pada 6 September 2026. Karena itu, manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) tidak ingin memaksakan penggunaan GBLA ketika kondisi lapangan masih dalam tahap perawatan.
Selain perubahan venue, pertandingan Persib kontra Manila Digger juga dipastikan berlangsung tanpa penonton. Kondisi tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan sanksi disipliner AFC sebagai konsekuensi atas insiden pada pertandingan ACL Two musim sebelumnya ketika Persib menghadapi Ratchaburi FC di GBLA.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....