Dedi Kusnandar Ukir Rekor di Delapan Edisi Piala Presiden

  • 10 Agt 2026 16:08 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Dedi Kusnandar mencatat perjalanan panjang bersama PERSIB di ajang Piala Presiden. Gelandang yang akrab disapa Dado tersebut menjadi satu-satunya pemain yang selalu tampil dalam delapan edisi turnamen sejak pertama kali digelar pada 2015 hingga edisi 2026.

Selama delapan edisi tersebut, Dedi telah mengoleksi 23 penampilan bersama Pangeran Biru. Tak hanya konsisten menjadi bagian dari skuad, pemain kelahiran Sumedang itu juga memiliki catatan unik karena tiga kali mengantarkan Persib mencapai partai final dengan hasil akhir yang berbeda.

Perjalanan Dado di Piala Presiden dimulai pada edisi perdana 2015. Saat itu, Dedi menjadi bagian dari skuat Persib yang sukses keluar sebagai juara setelah mengalahkan Sriwijaya FC dengan skor 2-0 pada pertandingan final yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 18 Oktober 2015.

Dua tahun kemudian, Dedi kembali merasakan atmosfer pertandingan perebutan gelar Piala Presiden. Bersama Persib, ia melaju hingga fase akhir pada edisi 2017. Namun, kali ini Pangeran Biru harus puas menempati peringkat ketiga sehingga Dado mendapatkan medali perunggu.

Setelah melewati sejumlah edisi berikutnya, Dedi kembali membawa Persib ke partai puncak pada Piala Presiden 2026. Perjalanan Persib terbilang impresif karena mampu menyapu bersih fase grup sebelum menyingkirkan Persija Jakarta pada babak semifinal.

Namun, harapan untuk kembali mengangkat trofi Piala Presiden belum terwujud. Persib harus mengakui keunggulan Persebaya Surabaya melalui drama adu penalti dalam pertandingan final di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, 6 Agustus 2026. Hasil tersebut membuat Dedi mengoleksi medali perak pada edisi kali ini.

Tiga kali mencapai final dengan tiga warna medali berbeda menjadi bagian menarik dari perjalanan Dedi di Piala Presiden. Ia pun mengaku bangga dapat terus menjadi bagian dari Persib dalam delapan edisi turnamen tersebut.

“Pastinya pertama bangga bisa main di Persib di delapan edisi Piala Presiden. Tidak kepikiran bakal sejauh ini dan bisa membawa prestasi Persib jadi juara 1, 2, 3,” kata Dado, dikutip dari laman resmi Persib, Senin, 10 Agustus 2026.

Konsistensi Dedi selama delapan edisi sekaligus mempertegas statusnya sebagai salah satu pemain dengan pengalaman panjang di Piala Presiden. Perjalanannya bahkan berjalan beriringan dengan perkembangan turnamen yang telah menjadi salah satu bagian penting dalam kompetisi sepak bola Indonesia.

Bagi Dedi, rangkaian pengalaman tersebut bukan sekadar catatan statistik atau koleksi medali. Ia berharap perjalanan panjang bersama Piala Presiden dapat menjadi dorongan untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi Persib, terutama dalam menghadapi tantangan kompetisi berikutnya." Semoga ini menjadi motivasi. Lebih baik ke depannya,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....