Lima Talenta Persib U18 Dipersiapkan untuk Ajang di Korea Selatan
- 09 Agt 2026 20:34 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Lima pemain Persib U18 mendapat kesempatan mengikuti program pembentukan tim Elite Pro Academy (EPA) Selection yang dipersiapkan untuk tampil pada K League Asian Youth Championship Jeju 2026 di Korea Selatan. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 1-7 September 2026.
Kelima pemain Persib U18 akan mengikuti proses seleksi dan pembentukan tim EPA Selection pada 24-31 Agustus 2026. Program tersebut digelar di Persija Training Ground, Sawangan, Depok, sebagai bagian dari persiapan sebelum tim berangkat ke Korea Selatan.
Program EPA Selection merupakan inisiatif I League selaku operator kompetisi untuk memberikan kesempatan kepada pemain-pemain muda terbaik dari kompetisi EPA. Mereka akan dikumpulkan dan diseleksi untuk mendapatkan pengalaman bertanding menghadapi pemain muda dari berbagai negara di level Asia.
Pemanggilan lima pemain Persib U18 tersebut disampaikan melalui surat I League bernomor 644/LI-KOM/VII-2027 yang ditandatangani Direktur Kompetisi I League, Asep Saputra. Kelima pemain yang mendapat kesempatan tersebut adalah bek kanan Chesta Ardiona, gelandang bertahan Abdul Galih Rahdatul Aisy R, gelandang serang Supriyatna dan Yohanes Dimas Gandrung, serta penyerang Kaindra Nabil Purnama Ali.
Nama Kaindra Nabil Purnama Ali menjadi salah satu pemain yang cukup mendapat perhatian. Ia sebelumnya terpilih sebagai pemain terbaik EPA Super League musim lalu. Kesempatan mengikuti EPA Selection diharapkan menjadi pengalaman tambahan bagi Kaindra dan empat pemain lainnya untuk mengembangkan kemampuan mereka.
Pelatih Persib U18, Tito Agung Setiawan, menyambut positif program yang digagas I League tersebut. Menurutnya, kesempatan bermain di level internasional dapat menjadi bagian penting dalam proses pembentukan pemain muda, sekaligus memberikan gambaran mengenai kualitas kompetisi pembinaan di Indonesia.
“Itu adalah program I League dalam hal ini sebagai operator kompetisi EPA, memiliki program lanjutan memilih pemain-pemain terbaik hasil kompetisi EPA untuk mengikuti K League Asian Youth Competition Jeju 2026,” kata Tito, dikutip dari laman resmi Persib, Minggu, 9 Agustus 2026.
Tito menilai ajang di Korea Selatan juga bisa menjadi tolok ukur kualitas pembinaan pemain muda Indonesia. Terlebih, Korea Selatan dikenal sebagai salah satu negara dengan sistem sepak bola yang maju di kawasan Asia.
“Tujuannya, menurut pandangan saya adalah sebagai tolok ukur sampai sejauh mana kualitas kompetisi EPA itu di level Asia, seperti kita ketahui bersama Korea dengan K League adalah salah satu negara maju untuk sepak bola Asia dan Dunia,” ujarnya.
Meski kompetisi EPA musim 2026/2027 belum dimulai, kelima pemain tersebut tetap mendapatkan program latihan secara rutin. Pada awal Agustus 2026, mereka telah bergabung dengan tim Youth Development Persib untuk menjalani persiapan menghadapi EPA Super League U20 musim 2026/2027.
Tito berharap pengalaman yang diperoleh kelima pemain selama mengikuti program EPA Selection dan tampil di Jeju nantinya tidak hanya bermanfaat bagi perkembangan individu mereka. Ia juga ingin para pemain membawa pengalaman tersebut kembali ke Persib dan membagikannya kepada rekan-rekan satu tim.
“Di awal Agustus ini mereka bergabung bersama tim Youth Development Persib untuk mengikuti EPA Super League U20. Jadi, saya harap mereka dapat belajar dan bersaing secara positif selama di Jeju lalu membawa pengalaman berharga itu untuk kemudian membagikannya kepada rekan-rekan di tim,” tutur Tito.
Kesempatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari jalur pengembangan pemain muda Persib menuju persaingan yang lebih tinggi. Dengan pengalaman menghadapi pemain dari negara lain, kelima pemain diharapkan semakin matang secara teknis maupun mental dan mampu menjadi bagian penting dari regenerasi sepak bola Persib pada masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....