Persib Runner-up, Tumbang dari Persebaya lewat Adu Penalti di Final

  • 07 Agt 2026 05:15 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Persib Bandung harus mengakhiri perjuangannya di ajang Piala Presiden 2026 sebagai runner-up setelah kalah dramatis 6-7 dari Persebaya Surabaya melalui adu penalti pada partai final di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis, 6 Agustus 2026). Kedua tim sebelumnya bermain imbang 1-1 hingga 120 menit pertandingan.

Persebaya lebih dulu membuka keunggulan pada menit ke-20 melalui sepakan Ramadan Sananta. Namun, Persib mampu merespons dengan cepat. Bek asal Argentina, Patricio Matricardi, sukses menyamakan kedudukan empat menit berselang atau tepatnya pada menit ke-24, sehingga skor 1-1 bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua hingga perpanjangan waktu, duel berlangsung sengit dengan kedua tim saling menciptakan peluang. Persib kemudian harus bermain dengan 10 pemain setelah Mariano Peralta diganjar kartu merah pada menit ke-112.

Wasit mengambil keputusan tersebut usai meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR) terkait pelanggaran Peralta terhadap Bruno Rivera yang membuat penyerang Persebaya itu mengalami cedera.

Meski kehilangan satu pemain, Maung Bandung tetap mampu menjaga keseimbangan permainan. Menjelang akhir babak tambahan, pelatih Igor Tolic memasukkan Fitrah Maulana menggantikan Teja Paku Alam sebagai bagian dari strategi menghadapi adu penalti. Namun hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap 1-1 dan pertandingan harus ditentukan melalui babak tos-tosan.

Dalam adu penalti yang berlangsung hingga tujuh penendang, Persib harus mengakui keunggulan Persebaya dengan skor 6-7. Dua eksekutor Persib, Uilliam Barros dan Al Hamra Hehanussa, gagal menuntaskan tugasnya.

Sementara lima penendang lainnya, yakni Patricio Matricardi, Ramon Tanque, Kakang Rudianto, Julio Cesar, dan Dedi Kusnandar, berhasil mencetak gol. Di kubu Persebaya, enam algojo berhasil menaklukkan penjaga gawang Persib, sedangkan hanya Yuran Fernandez yang gagal.

Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, tetap memberikan apresiasi kepada Persebaya yang dinilainya tampil konsisten sepanjang turnamen. Menurutnya, tim berjuluk Bajul Ijo memang pantas keluar sebagai juara Piala Presiden 2026.

"Selamat untuk Persebaya atas gelar juaranya. Saya pikir mereka tim yang sangat bagus di sepanjang turnamen. Saya rasa mereka layak untuk menang. Kami memainkan laga final dan berhasil mencapai final dengan tim yang tidak lengkap, kami mempromosikan banyak pemain muda dan pada akhirnya kami harus kalah lewat adu penalti,” kata Igor Tolic usai laga.

Meski gagal mengangkat trofi, Tolic menilai banyak pelajaran berharga yang diperoleh timnya. Ia memuji semangat juang anak asuhnya yang tetap mampu bertahan dengan baik meski harus bermain dengan 10 pemain pada babak tambahan.

"Bahkan dengan kekurangan satu pemain (kartu merah), kami tetap bertahan dan lini pertahanan bermain cukup baik. Jadi, ada banyak hal positif yang bisa diambil dari pertandingan ini,” ujar pelatih asal Kroasia tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....