Dua Bulan Persiapan, Banteng Jabar FC U-17 Siap Tempur di Soekarno Cup Surabaya
- 03 Agt 2026 15:42 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung — DPD PDI Perjuangan Jawa Barat secara resmi melepas skuad Banteng Jabar FC U-17 untuk berlaga di Soekarno Cup U-17 2026 yang digelar di Surabaya, Bangkalan, dan Gresik, Jawa Timur, pada 10–24 Agustus 2026. Keikutsertaan tim ini bukan sekadar upaya merebut gelar juara, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang partai dalam membina generasi muda melalui sepak bola.
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono menyampaikan bahwa Banteng Jabar FC telah menjalani persiapan intensif selama dua bulan. Tim membawa target tinggi untuk tampil terbaik di turnamen yang diikuti 16 perwakilan provinsi se-Indonesia.
“Tadi disampaikan oleh official dan pelatih, targetnya adalah juara,” kata Ono saat melepas tim di Sekretariat PDI Perjuangan Jawa Barat, Senin 3 Agustus 2026.
Soekarno Cup U-17 sendiri merupakan ajang pembinaan sepak bola usia muda yang digagas PDI Perjuangan. Turnamen ini pertama kali digelar di Jakarta pada 2024 (juara: Bali), dilanjutkan di Bali pada 2025 (juara: Jawa Timur), dan kini kembali digelar di Jawa Timur dengan format yang lebih luas.
Bagi PDI Perjuangan Jawa Barat, kompetisi ini menjadi ruang penting bagi anak-anak muda daerah untuk mengembangkan potensi sekaligus menunjukkan kemampuan di tingkat nasional.
Talenta Muda Disaring dari 27 Kabupaten/Kota
Banteng Jabar FC dibentuk melalui proses seleksi ketat yang melibatkan sekitar 205 pemain muda dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Seleksi dilakukan dalam dua tahap wilayah (Bandung dan Bekasi), lalu disaring bertahap hingga tersisa 50 pemain, sebelum akhirnya ditetapkan 25 pemain skuad utama.
Komposisi tim terdiri dari 20 pemain kelompok usia U-17 dan lima pemain senior. Sebelum berangkat ke Surabaya, skuad telah menjalani sejumlah pertandingan uji coba, antara lain menghadapi Akademi Persib (menang 4-1), sejumlah sekolah sepak bola (SSB), serta klub-klub peserta Piala Soeratin.
Rangkaian tersebut dimaksudkan untuk membangun kemampuan teknis, mental bertanding, dan semangat kebersamaan.
Sepak Bola sebagai Ruang Pembinaan Generasi Muda
Ono Surono menegaskan bahwa pembentukan Banteng Jabar FC tidak berhenti pada target kompetisi semata. Program ini diarahkan sebagai ruang pembinaan, seleksi, sekaligus pencarian bakat sepak bola dari berbagai wilayah Jawa Barat.
“Ini menjadi komitmen PDI Perjuangan terkait pembinaan sepak bola usia muda sekaligus sarana seleksi dan pencarian bakat,” ujarnya.
Ia berharap para pemain yang mengikuti pembinaan dapat memiliki jalur karier ke kompetisi yang lebih tinggi.
“Kita harapkan dari U-17 ini anak-anak bisa tersalurkan ke liga nasional, baik Liga 4, Liga 3, Liga 2, bahkan Liga 1,” katanya.
Menurut Ono, pembinaan semacam ini membutuhkan gotong royong antara pemerintah, masyarakat, dunia olahraga, dan berbagai pihak agar tercipta ekosistem yang mampu memberikan kesempatan kepada anak muda untuk berprestasi.
Bawa Nama Jawa Barat
Ono menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap perjuangan Banteng Jabar FC. “Gubernur Jawa Barat mendoakan, merestui, sekaligus mendukung Banteng Jabar FC menjadi juara,” ucapnya.
Dukungan tersebut menjadi tambahan motivasi bagi para pemain untuk membawa nama Jawa Barat di tingkat nasional.
Ono juga berharap keberhasilan Banteng Jabar FC di Soekarno Cup 2026 dapat membuka peluang Jawa Barat menjadi tuan rumah turnamen tersebut pada 2027.
“Sehingga Jawa Barat bisa menjadi tuan rumah untuk ajang Soekarno Cup pada 2027 mendatang,” pungkas Ono.
Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Chaerul Rizky P Mantini, Bendahara Budi Sembiring, beserta jajaran pengurus.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....