Gelar Football Clinic, McDonald's Dorong Anak Indonesia Raih Cita jadi Pesebak Bola

  • 19 Jul 2026 16:54 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Seratusan anak usia 8 -12 tahun, antusias mengikuti McDonald:s Football Clinic, di Mengger Soccer Kabupaten Bandung, Minggu 19 Juli 2026, bersama pelatih sepak bola nasional Indra Sjafri. Dengan semangat “Sepenuhnya Indonesia”, pada kesempatan itu juga sebanyak 40 anak dari komunitas prasejahtera turut diberikan kesempatan untuk mengikuti pelatihan ini secara gratis, lengkap dengan jersey dan sepatu baru

Caroline Kurniadjaja , Associate Director of Marketing McDonald’s Indonesia mengatakan, kegiatan itu juga merupakan rangkaian perayaan 35 McDonald's dan kampanye World Cup Goes to McDonald’s. Dikatakannya juga, program ini untuk menginspirasi banyak anak Indonesia untuk lebih semangat dalam mengejar cita-citanya menjadi pemain sepak bola profesional.

“Tidak semua anak memiliki kesempatan untuk belajar langsung dari pelatih nasional dan bertemu dengan pemain profesional, karena itu, kami ingin menghadirkan kesempatan tersebut lebih dekat kepada mereka. Melalui McDonald’s Football Clinic, kami berharap para talenta muda ini tidak hanya memperoleh pengalaman latihan yang berkualitas, tetapi juga mendapat pembekalan untuk tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter baik, percaya diri, disiplin, dan berani mengejar cita-citanya,” ujar Caroline Kurniadjaja disela.kegiatan.

Caroline juga menambahkan, melalui program ini, McDonald’s Indonesia juga ingin mendorong agar euforia sepak bola tidak berhenti sebagai tontonan semata, melainkan menjadi kesempatan nyata bagi lebih banyak anak untuk belajar langsung dari pelatih nasional. Selain itu mendapat inspirasi dari pemain profesional, sekaligus menumbuhkan semangat anak-anak Indonesia untuk mengejar impian menjadi calon pemain masa depan yang bisa mengharumkan nama bangsa di lapangan hijau.

"Melalui McDonald's Football Clinic, McDonald's Indonesia ingin menumbuhkan semangat yang sama pada generasi berikutnya dengan membuka kesempatan bagi anak-anak untuk mengenal dan mengembangkan potensinya melalui sepak bola sejak usia dini.Melalui McDonald's Football Clinic, McDonald's Indonesia ingin menumbuhkan semangat yang sama pada generasi berikutnya dengan membuka kesempatan bagi anak-anak untuk mengenal dan mengembangkan potensinya melalui sepak bola sejak usia dini,"ujar dia.

Setiap sesi latihan McDonald’s Football Clinic dirancang langsung oleh Coach Indra Sjafri agar peserta tidak hanya menguasai teknik dasar sepak bola, tetapi juga membangun karakter positif. Selama 70 menit, anak-anak dibagi ke dalam sistem rotasi kelompok dengan pendampingan intensif untuk mendalami tiga materi utama, yakni Passing, Small-Sided Games (SSG) Shooting, dan Shielding, seluruhnya berlangsung dalam dua sesi latihan.

“Dalam pembinaan usia dini, setiap anak memiliki tahapan perkembangan yang berbeda sehingga metode latihan juga perlu disesuaikan. Melalui rotasi di setiap zona latihan, anak-anak dapat mengembangkan kemampuan teknis secara bertahap sekaligus belajar berkoordinasi dan mengambil keputusan di lapangan,” jelas Indra Sjafri, Pelatih Sepak Bola Nasional.

Bagi Indra, kemampuan teknis hanyalah setengah dari pembinaan usia dini yang ideal; separuh lainnya adalah karakter. “Dalam olahraga memang harus ada jiwa kompetitif, tetapi menang bukanlah tujuan akhir. Setiap kemenangan harus diraih dengan cara-cara yang baik,” tegasnya.

Prinsip itu turut ia tekankan langsung kepada orang tua peserta. Di sela sesi latihan, Coach Indra turut menyempatkan berdialog dengan mereka, sebuah momen yang jarang ditemui di program sejenis pada umumnya. Ia menggarisbawahi pentingnya peran orang tua dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak-anak dan mengarahkan mereka menjadi generasi muda yang berkarakter baik serta memiliki sportivitas, rasa percaya diri, rasa hormat terhadap orang yang lebih tua, dan menghargai kerja sama tim.

Sementara itu pemain legendaris sepak bola nasional Atep, hadir untuk memberikan semangat dan inspirasi bagi peserta McDonald's Football Clinic. Atep menceritakan pengalaman jatuh bangunnya hingga sukses menjadi pemain profesional.

”Perjalanan saya dimulai dari seorang anak kampung di sebuah kota kecil dengan akses dan fasilitas yang serba terbatas, namun, hal itu tidak menyurutkan tekad saya untuk menjadi pemain profesional. Bahkan setelah menjadi pemain nasional pun, tantangan selalu ada,"ucap Atep.

"Tidak ada proses yang instan, setiap kesuksesan dibangun dari disiplin berlatih, kemauan untuk terus belajar, dan tidak lupa beribadah, saya sangat senang melihat semangat adik-adik yang hadir. Bukan tidak mungkin dari McDonald’s Football Clinic hari ini, ada dari mereka yang menjadi bintang lapangan hijau di masa depan,” tambah dia.

M. Iqbal, Perwakilan SSB Youth Aurasic Bandung mengapresiasi program yang digagas McDonald's tersebut. Ia melihat semangat dan rasa percaya diri itu tumbuh dalam diri para peserta. "Tidak ada yang lebih membahagiakan selain melihat anak-anak pulang dengan keyakinan bahwa mereka juga bisa meraih masa depan yang lebih baik,"ucapnya.

Ia pun berharap semakin banyak anak Indonesia, apa pun latar belakangnya, mendapat kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensinya di dunia sepak bola.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....