Jupe: Beda Baju, Semangat untuk Persib Tetap Sama

  • 13 Jul 2026 21:04 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Achmad Jufriyanto mengaku mulai menikmati peran barunya sebagai asisten pelatih Persib Bandung setelah resmi mengakhiri kiprahnya sebagai pemain. Sosok yang akrab disapa Jupe itu menegaskan, semangatnya untuk memberikan kontribusi kepada Pangeran Biru tidak berubah, meski kini berada di sisi lapangan dengan mengenakan seragam tim pelatih.

Jupe mengatakan transisi dari pemain menjadi asisten pelatih tidak membuatnya merasa asing. Menurutnya, perbedaan terbesar hanya terletak pada peran yang kini diembannya, sementara komitmen untuk membantu tim tetap sama seperti ketika masih bertarung di atas lapangan.

“Intinya enggak ada yang berbeda. Cuma bajunya saja yang beda. Tapi sejauh ini saya mulai merasa menikmati apa yang menjadi peran saya sekarang ini,” ujar Jupe, di Lapangan Pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu, 13 Juli 2026.

Mantan bek tangguh Persib tersebut juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada mantan pelatih Bojan Hodak dan manajemen klub yang telah memberinya kepercayaan untuk bergabung dalam jajaran tim kepelatihan.

Selama dua hingga tiga musim terakhir, Jupe memang telah menjalani peran ganda sebagai player-coach, sehingga proses adaptasi menuju posisi asisten pelatih penuh tidak terlalu sulit baginya.

Meski demikian, Jupe mengakui tanggung jawabnya kini jauh lebih besar. Jika sebelumnya ia lebih banyak memberikan contoh secara langsung melalui aksi di lapangan, sekarang ia harus menjadi penghubung antara pelatih kepala Igor Tolic beserta staf kepelatihan dengan para pemain, terutama dalam menyampaikan instruksi taktik secara cepat dan jelas.

“Hanya mungkin di tahun ini begitu saya full sebagai seorang asisten, artinya saya juga harus lebih aktif untuk memberikan informasi dari pelatih ke pemain. Pada saat Igor (Tolic) dan tim pelatih lain menjelaskan sesuatu, saya sebisa mungkin menyampaikan itu secepat dan sejelas mungkin ke pemain,” katanya.

Peraih empat gelar juara bersama Persib itu mengaku dunia kepelatihan sebenarnya bukan impian yang ia rencanakan sejak awal karier. Saat pertama kali bergabung dengan Persib sekitar satu dekade lalu, Jupe sama sekali tidak membayangkan akan berdiri di area teknis sebagai pelatih.

Namun, pengalaman bekerja bersama Bojan Hodak dalam tiga musim terakhir membuka wawasannya untuk mulai menapaki jalur kepelatihan.

Jupe juga menilai pergantian pelatih kepala dari Bojan Hodak kepada Igor Tolic tidak membawa perubahan yang terlalu drastis terhadap metode latihan tim.

Menurutnya, Tolic sudah mengenal karakter skuad Persib karena sebelumnya menjadi bagian dari staf kepelatihan, sehingga filosofi permainan maupun cara kerja tim tetap memiliki kesinambungan.

Menghadapi musim 2026/2027, Jupe menyadari tantangan yang menanti Persib akan semakin berat. Status sebagai tim yang sukses mencatatkan hattrick gelar juara membuat ekspektasi publik semakin tinggi.

Karena itu, ia bertekad memanfaatkan kesempatan sebagai asisten pelatih untuk membantu mempertahankan prestasi Maung Bandung.

“Persib kemarin hattrick, ke depannya tantangannya lebih besar, begitupun buat saya. Sekarang bagaimana saya bisa memaksimalkan kesempatan itu dan berkontribusi sama seperti saat saya masih bermain,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....