PSGC Jadi Tim Satelit, Persib Siapkan Jalur Pemain Muda

  • 01 Jul 2026 18:13 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - PSGC Ciamis resmi menjalin kerja sama strategis dengan Persib Bandung sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola sepak bola yang lebih modern, profesional, dan berkelanjutan. Kolaborasi tersebut diumumkan dalam konferensi pers di Ciamis, Rabu, 1, Juli 2026, sebagai langkah bersama membangun ekosistem sepak bola Jawa Barat yang lebih kuat melalui program pertukaran pengetahuan atau knowledge sharing.

Kerja sama ini dilandasi kesamaan visi kedua klub bahwa perkembangan sepak bola saat ini tidak hanya ditentukan oleh hasil pertandingan di lapangan. Aspek pengelolaan organisasi, kemandirian bisnis, pembinaan pemain usia muda, hingga kemampuan membangun ekosistem sepak bola yang sehat menjadi faktor penting untuk menciptakan klub yang mampu berkembang dalam jangka panjang.

Melalui sinergi tersebut, PSGC dan Persib akan saling bertukar pengalaman mengenai pengelolaan klub profesional. Berbagai praktik terbaik mulai dari administrasi, operasional, pengembangan bisnis, hingga pembinaan pemain akan menjadi bagian dari kolaborasi yang diharapkan mampu mempercepat transformasi organisasi kedua klub sekaligus meningkatkan daya saing mereka di tengah perkembangan industri sepak bola nasional.

Salah satu poin penting dalam kerja sama ini adalah penetapan PSGC Ciamis sebagai tim satelit Persib yang akan berkompetisi di Liga 2 Indonesian Super League musim 2026/2027. Status tersebut diharapkan menjadi jalur pengembangan pemain yang lebih terstruktur bagi Persib, terutama dalam memberikan kesempatan bermain kepada pemain-pemain muda potensial agar memperoleh pengalaman kompetitif sebelum menembus skuat utama.

Selain memperkuat pembinaan pemain, kedua klub juga akan bekerja sama dalam berbagai bidang lain. Fokus kolaborasi mencakup peningkatan tata kelola administrasi klub sesuai standar profesional, pengembangan bisnis dan komersial, sistem pembinaan pemain usia muda yang berkesinambungan, hingga pengelolaan pertandingan yang aman dan nyaman, termasuk peningkatan kualitas pelayanan kepada suporter saat hari pertandingan.

Ketua Umum PSGC Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, menyambut positif kemitraan tersebut. Menurutnya, Persib telah menjadi contoh klub profesional di Indonesia sehingga banyak pengalaman yang dapat dipelajari oleh PSGC dalam proses transformasi organisasi.

"Persib telah menunjukkan berbagai hal positif dalam pengelolaan klub sepak bola profesional di Indonesia. Karena itu, kolaborasi ini menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi kami untuk belajar dan menyerap berbagai pengalaman terbaik. Harapannya, PSGC tidak hanya mampu berprestasi di lapangan, tetapi juga memiliki fondasi organisasi, bisnis, dan tata kelola yang kuat, sehat, serta mandiri,” ujar Herdiat saat sesi jumpa pers.

Sementara itu, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen Persib untuk ikut mendorong kemajuan sepak bola, khususnya di Jawa Barat. Menurutnya, perkembangan sepak bola tidak bisa dicapai secara individual, melainkan membutuhkan kolaborasi antarklub.

"Persib meyakini bahwa kemajuan sepak bola tidak dapat dibangun sendiri. Dibutuhkan semangat kolaborasi, saling berbagi pengalaman, serta kemauan untuk tumbuh bersama antarklub. Karena itu, kami menyambut baik inisiatif dari PSGC Ciamis untuk bersama-sama belajar dan bertukar pengetahuan dalam upaya membangun tata kelola klub yang semakin profesional,” kata Adhitia.

Adhitia menambahkan, Persib juga merasa memiliki tanggung jawab untuk ikut memperkuat ekosistem sepak bola nasional. Ia berharap kolaborasi tersebut bukan hanya memberikan manfaat bagi kedua klub, tetapi juga berdampak terhadap pembinaan pemain muda dan penguatan industri sepak bola Indonesia.

"Sebagai klub yang juga terus berproses dan belajar, Persib merasa memiliki tanggung jawab untuk turut berkontribusi dalam pengembangan ekosistem sepak bola di Jawa Barat. Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya memberikan manfaat bagi PSGC dan Persib, tetapi juga mampu menghadirkan dampak positif yang lebih luas bagi pembinaan pemain muda, penguatan industri sepak bola, serta kemajuan sepak bola Indonesia secara keseluruhan,” lanjutnya.

Menurut Adhitia, kehadiran PSGC sebagai tim satelit Persib merupakan bagian dari visi jangka panjang klub dalam membangun sistem pengembangan pemain yang lebih komprehensif. Ia berharap para pemain muda memiliki jalur pembinaan yang jelas melalui kompetisi yang berkualitas sehingga semakin banyak talenta asal Jawa Barat yang mampu menembus level profesional.

"Melalui kolaborasi ini, kami ingin membangun jalur pengembangan pemain yang lebih terstruktur, sehingga para pemain muda memiliki ruang untuk terus berkembang melalui kompetisi yang berkualitas. Kami berharap sinergi antara Persib dan PSGC dapat menjadi model kolaborasi yang positif dalam memperkuat ekosistem sepak bola Jawa Barat sekaligus melahirkan lebih banyak talenta potensial bagi sepak bola Indonesia,” pungkas Adhitia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....