Cultura Persib Jadi Magnet Pecinta Seni dan Bobotoh
- 21 Jun 2026 08:54 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Pameran Cultura Persib yang digelar di Grey Art Gallery, Kota Bandung, menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal sisi lain dari klub kebanggaan Jawa Barat tersebut. Melalui perpaduan seni dan sepak bola, kegiatan ini berhasil menarik perhatian berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Event tersebut dibuka setiap hari dan akan berlangsung hingga 10 September 2026.
Salah satu pengunjung yang datang adalah Hadziqraid El Syauqi, siswa kelas VI asal Lembang. Ia mengunjungi pameran tersebut bersama sang ibu, Vini Yustia Rahmatunisa. Penggemar pemain Persib, Beckham Putra Nugraha, itu mengaku penasarannya mengenai isi pameran akhirnya terjawab setelah melihat langsung berbagai karya yang ditampilkan.
“Senang sama sekarang udah enggak penasaran lagi. Syauqi sekarang jadi tahu lebih banyak soal Persib. Yang paling Syauqi suka, di sini ada mozaik foto pemain-pemain Persib. Syauqi pernah bikin mozaik juga di sekolah,” kata Syauqi, Sabtu, 20 Juni 2026.
Antusiasme serupa juga dirasakan oleh pihak penyelenggara. General Manager Grey Art Gallery, Angga Aditya Atmadilaga, mengatakan bahwa rasa ingin tahu masyarakat menjadi salah satu alasan utama tingginya minat pengunjung terhadap Cultura Persib. Menurutnya, banyak orang datang karena tertarik melihat karya-karya yang sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial.
“Secara umum tanggapan publik positif, terlebih mereka melihat karya yang sudah lebih dahulu viral di media sosial. Di sisi lain, ketakjuban itu bertambah saat publik turut membaca latar belakang dari karya yang tertera,” kata Angga.
Ia menjelaskan, sejumlah karya yang dipamerkan memang tidak disajikan secara ilustratif, melainkan menggunakan pendekatan simbolis sehingga memancing rasa penasaran pengunjung. Salah satu yang banyak mengundang perhatian adalah karya milik Toni Antonius.
"Pada beberapa karya lainnya, publik penasaran kenapa begini dan kenapa begitu karena karya-karya tersebut cenderung bukan karya yang ilustratif tapi cukup simbolis ya. Contohnya seperti karya Toni Antonius,” tambahnya.
Tidak hanya menyuguhkan pameran seni, Cultura Persib juga menghadirkan pop up store resmi yang menjual berbagai merchandise original Persib. Gerai tersebut berada di salah satu sudut Grey Art Gallery dan akan beroperasi hingga 11 Juli 2026.
Selain itu, Persib Store juga membuka pop up store di Festival Citylink yang dapat dikunjungi sampai akhir Juni 2026. Kedua lokasi tersebut menawarkan sejumlah promo khusus bagi para penggemar.
Angga mengaku senang melihat rasa penasaran para pengunjung berubah menjadi kekaguman setelah memahami makna di balik karya-karya yang dipamerkan. Ia menilai apresiasi masyarakat menjadi dorongan penting bagi para seniman untuk terus berkarya dan menghasilkan karya-karya baru yang dapat dinikmati publik.
"Para seniman bangga bisa terlibat di Cultura Persib terlebih karya mereka mendapat sambutan positif dari publik. Apresiasi publik menjadi pemantik sekaligus penyemangat dalam memelihara pola kreatif untuk karya-karya mereka berikutnya,” jelasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....