Manajemen Persib Jelaskan Tak Ada Perpisahan Khusus untuk Bojan Hodak

  • 02 Jun 2026 09:31 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Manajemen Persib Bandung akhirnya memberikan penjelasan terkait tidak adanya acara perpisahan yang dianggap lebih layak untuk Bojan Hodak, sosok yang dinilai memiliki peran besar dalam keberhasilan tim meraih prestasi dalam beberapa musim terakhir.

Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan selaku, menjelaskan, fokus utama seluruh elemen klub pada saat itu adalah memastikan gelar juara bisa diraih terlebih dahulu, sehingga sulit mencari momentum yang tepat untuk menggelar seremoni perpisahan khusus bagi sang pelatih.

Menurut Adhitia, situasi yang dihadapi Persib berbeda dengan klub-klub yang sudah lebih dulu memastikan gelar juara sebelum kompetisi berakhir. Persib baru mendapatkan kepastian juara setelah pertandingan usai, sehingga ruang untuk mempersiapkan agenda lain menjadi sangat terbatas.

“Sebenarnya kan yang saya pernah bilang di wawancara sebelumnya, semuanya tuh fokus dulu ke juara, kan. Ya agak susah ya nyari momen yang tepatnya gitu karena kita tuh baru dipastikan juara kan setelah peluit ditiupkan,” ujar Adhitia, Senin, 1 Juli 2026.

Ia menambahkan, kondisi tersebut membuat manajemen dan tim tidak memiliki banyak waktu untuk merancang acara perpisahan yang lebih formal. “Jadi kayaknya mau ngatur waktunya tuh beda lah kalau klub lain udah juara mungkin lebih enak ngomongnya,” lanjutnya.

Menanggapi perbandingan dengan sejumlah klub besar Eropa yang mampu menggelar perpisahan meriah untuk pelatihnya, Adhitia menilai situasi Persib saat itu memang tidak memungkinkan. Ia menegaskan, tidak adanya seremoni khusus bukan karena kurangnya penghargaan terhadap Bojan, melainkan karena tidak ditemukan momentum yang tepat di tengah padatnya agenda tim.

“Tapi intinya memang momennya enggak ada dan ya berjalan begitu aja. Fokus utama klub kan juara dan Bojan juga punya fokus yang sama, juara gitu. Ya udah, akhirnya momennya baru ada di hari Senin ya, karena kan Minggu kita pawai, capek lah segala macam, Senin baru bisa selesai,” kata Adhitia.

Selain membahas perpisahan Bojan, Adhitia mengatakan posisi baru sang pelatih sebagai Shareholder Group Technical Advisor, termasuk kemungkinan adanya klausul yang mengatur jika Bojan mendapat tawaran melatih klub lain. Namun, ia memilih tidak memberikan penjelasan lebih jauh mengenai aspek tersebut.

“Itu yang bisa jawab legal sama top management lah. Saya enggak dalam porsinya untuk menjawab itu,” ujar Adhitia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....