Emosional di Peluit Akhir, Teja Ungkap Beratnya Perburuan Gelar Musim Ini

  • 31 Mei 2026 20:20 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Kiper Teja Paku Alam mengungkapkan rasa lega sekaligus harunya setelah berhasil membawa Persib Bandung meraih gelar juara kompetisi Super League 2025/2026. Menurut Teja, pencapaian musim ini terasa jauh lebih menegangkan dibandingkan dua gelar sebelumnya karena kepastian juara baru ditentukan hingga pekan terakhir kompetisi.

Penjaga gawang Persib tersebut menilai persaingan menuju tangga juara berlangsung sangat ketat. Selama beberapa pekan terakhir musim berjalan, tim harus menghadapi tekanan besar akibat ketatnya perolehan poin dengan para pesaing di papan atas klasemen.

Teja mengaku situasi tersebut membuat seluruh pemain merasakan beban tersendiri. Berbeda dengan musim-musim sebelumnya ketika peluang juara sudah mulai terlihat sebelum kompetisi berakhir, musim ini setiap pertandingan menjadi penentu yang sangat krusial.

Menanggapi hal tersebut, Teja tidak menampik tekanan yang dirasakan tim sangat besar. Ia menyebut kondisi itu bahkan telah dirasakan sejak sekitar satu bulan sebelum kompetisi berakhir.

“Iya, mungkin udah sebulan ini mungkin pressure tersendiri ya. Karena lawan kita, poin kita, jadi ya memang berasa sih pressure-nya. ,” ujar mantan penggawa Sriwijaya FC tersebut, Sabtu, 30 Mei 2026.

Kiper berusia 32 tahun itu mengatakan luapan emosi yang dirasakannya terjadi sesaat setelah wasit meniup peluit panjang pada laga terakhir musim ini. Momen tersebut menjadi titik pelepasan seluruh tekanan yang selama berminggu-minggu membayangi perjalanan tim dalam perburuan gelar.

"Makanya setelah kemarin pertandingan terakhir, pertandingan peluitnya ya terakhir ya, saya emosional sekali, mungkin itu sih," ucap pemilik nomor punggung 14 ini.

Keberhasilan Persib mengunci gelar juara hingga akhir kompetisi menjadi bukti mentalitas kuat yang dimiliki skuad Maung Bandung. Di tengah persaingan yang berlangsung sengit, tim mampu menjaga konsistensi performa hingga akhirnya memastikan diri menjadi yang terbaik pada musim 2025/2026.

Bagi Teja, selain trofi musim ini ia juga sukses menorehkan rekor individual dengan catatan clean sheet terbanyak dalam satu musim kompetisi. Teja berhasil melalui 18 pertandingan tanpa kebobolan, setelah tampil solid pada laga terakhir melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu, 23 Mei 2026 lalu.

Catatan Teja Paku Alam itu sekaligus mematahkan rekor sebelumnya yang dipegang mantan kiper Persipura Jayapura, Yoo Jae-hoon, dengan 17 clean sheet pada Liga Super Indonesia 2013.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....