Dari Cedera ke Juara, Dado Nikmati Masa Emas di Persib
- 28 Mei 2026 19:09 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Gelandang senior Persib Bandung, Dedi Kusnandar, mengaku sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari periode emas klub berjuluk Pangeran Biru tersebut. Pemain yang akrab disapa Dado itu menilai pencapaian tiga gelar beruntun yang diraih Persib pada musim 2023/2024, 2024/2025, dan 2025/2026 merupakan sesuatu yang bahkan tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.
Menurut Dado, perjalanan panjangnya bersama Persib dipenuhi berbagai tantangan yang membuat keberhasilan saat ini terasa begitu spesial. Ia menyebut momen meraih hattrick juara bersama tim kebanggaan Bobotoh sebagai mimpi besar yang akhirnya menjadi kenyataan setelah bertahun-tahun berjuang.
Sejak bergabung dengan Persib pada tahun 2015, Dado harus melewati banyak fase sulit dalam kariernya. Ia mengaku sempat merasa kecewa karena tidak menjadi bagian dari skuad yang sukses menjuarai Liga Super Indonesia 2014. Meski begitu, ia akhirnya bisa merasakan atmosfer kemenangan saat membawa Persib menjuarai Piala Presiden 2015.
Pemain asal Jatinangor tersebut mengaku sangat emosional ketika mengenang perjalanan lebih dari satu dekade bersama klub kebanggaannya itu. Dengan mata berkaca-kaca, Dado menyampaikan rasa harunya atas segala pencapaian yang berhasil diraih bersama Maung Bandung.
“Pasti perasaannya ya terharu dan enggak bisa diungkapkan dengan kata-kata,” ujar Dado, dikutip dari laman resmi Persib, Kamis, 28 Mei 2026.
Dalam perjalanannya, Dado mengaku tidak selalu mendapat situasi yang menyenangkan. Ia pernah kehilangan tempat di tim utama, mengalami cedera berat, hingga menerima kritik tajam dari sejumlah pihak. Bahkan, tekanan tersebut sempat membuatnya berpikir untuk meninggalkan Persib dan mencari pelabuhan baru dalam karier sepak bolanya.
“Tahun-tahun sebelumnya sempat mau putus asa, apalagi dengan beberapa pihak yang meremehkan. Kepikiran aja enggak sampai bisa sesukses ini, bahkan sempat mau pindah klub,” ucapnya.
Namun kecintaannya terhadap Persib membuat Dado memilih bertahan. Ia terus bekerja keras untuk membuktikan diri dan memperjuangkan tempatnya di skuad utama. Kesabaran itu akhirnya membuahkan hasil manis ketika Persib sukses melewati laga-laga berat, termasuk duel penuh tensi melawan Borneo FC dalam perebutan gelar juara.
Dado menilai keberhasilan tersebut merupakan hadiah dari perjuangan panjang yang selama ini ia jalani bersama Persib. Ia merasa Tuhan memberikan lebih dari apa yang selama ini ia harapkan dalam karier sepak bolanya.
“Buah kesabaran bertahan di Persib dan alhamdulillah akhirnya dikasih lebih. Yang tadinya cuma minta satu, malah dikasih lebih,” katanya.
Perjuangan Dado semakin berat karena ia juga harus menghadapi cedera serius yang sempat menghambat performanya. Ia mengakui proses pemulihan fisik dan mental setelah mengalami cedera bukanlah hal mudah. Dibutuhkan waktu panjang dan kerja keras agar bisa kembali tampil maksimal di pertandingan-pertandingan penting.
“Pasti ada proses, apalagi saya kembali dari cedera. Mengembalikan kondisi itu tidak mudah karena cedera yang saya alami bukan cedera ringan. Tapi lewat proses yang panjang, alhamdulillah saya bisa dapat rezeki lagi. Tidak semua pemain bisa menghadapi situasi seperti itu,” tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....