Persib Bandung Rayakan Gelar Kelima di Ngariung Juara 2026
- 26 Mei 2026 08:54 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Persib Bandung menggelar acara Ngariung Juara di Pendopo Kota Bandung pada Senin, 25 Mei 2026 malam, sebagai bentuk rasa syukur usai menjuarai Super League 2025/2026. Gelar tersebut menjadi trofi kelima Persib di era Liga Indonesia sekaligus menandai keberhasilan mereka meraih tiga gelar liga secara beruntun. Sebelumnya, Maung Bandung sukses menjadi juara pada musim 1994/1995, 2014, 2023/24, dan 2024/25.
Acara berlangsung hangat dan eksklusif dengan dihadiri seluruh elemen klub, mulai dari pemain, ofisial, karyawan PT Persib Bandung Bermartabat, perwakilan Bobotoh, sponsor, hingga jajaran Pemerintah Kota Bandung. Sejumlah petinggi klub turut hadir, di antaranya CEO PT Persib Bandung Bermartabat Glenn T. Sugita, Deputy CEO Adhitia Putra Herawan, Komisaris Utama Mayjen TNI (Purn) H. Zainuri Hasyim, serta Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.
Glenn T. Sugita mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian luar biasa tim musim ini. Ia menyebut keberhasilan meraih tiga gelar beruntun merupakan sesuatu yang sebelumnya sulit dibayangkan.
“Tahun yang luar biasa bisa berdiri di sini dan menegaskan bahwa kita adalah juara untuk tiga kali secara berturut-turut dan kelima dalam sejarah. Sesuatu yang tidak pernah saya pikirkan sebelumnya. Ini benar-benar menjadi peristiwa yang sangat istimewa,” ujar Glenn dikutip dari laman resmi Persib, Senin, 25 Mei 2026.
Perjalanan Persib menuju gelar musim ini memang berlangsung dramatis. Penentuan juara baru dipastikan pada pekan terakhir Super League 2025/2026. Saat menghadapi Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu, 23 Mei 2026, Persib bermain imbang tanpa gol. Di pertandingan lain, Borneo FC berhasil menang telak 7-1 atas Malut United sehingga kedua tim mengoleksi poin sama, yakni 79.
Meski memiliki jumlah poin identik, Persib akhirnya keluar sebagai juara berkat keunggulan head-to-head atas Borneo FC. Keberhasilan ini terasa semakin spesial karena untuk pertama kalinya di era profesional, kepastian gelar juara dirayakan langsung di Kota Bandung. Sebelumnya, momen juara Persib terjadi di Jakarta, Palembang, Madura, dan Kediri.
Glenn juga mengakui musim ini menjadi salah satu periode paling menegangkan selama dirinya memimpin klub. Menurutnya, persaingan ketat sepanjang musim memaksa tim berjuang hingga detik terakhir kompetisi.
“Saya rasa pencapaian ini lebih dari sekadar angka melainkan simbol dari kerja keras, kerja tanpa lelah, keyakinan bersama dan semangat menolak menjadi apapun selain yang terbaik. Selama 15 tahun menjadi CEO, ini adalah musim yang paling berat,” katanya.
Ia bahkan mengaku tidak kuat menyaksikan langsung detik-detik akhir pertandingan penentuan gelar karena tekanan yang begitu besar.
“Terus terang, saya enggak bisa menonton secara langsung. Saya lebih banyak bersembunyi di belakang karena enggak kuat melihat apa yang akan terjadi. Tapi waktu peluit panjang dibunyikan menjadi saat yang sangat membahagiakan,” sambungnya.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan turut memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih Persib. Ia menilai keberhasilan Maung Bandung membawa dampak positif terhadap kebahagiaan masyarakat, khususnya warga Jawa Barat dan Banten. Farhan juga memuji kedewasaan Bobotoh saat melakukan perayaan juara.
“Ini menjadi sebuah faktor penting dalam meningkatnya indeks kebahagiaan warga Jawa Barat terlihat dari pawai kemarin. Yang saya apresiasi juga, tidak ada satupun flare yang dinyalakan sampai peluit pertandingan berakhir,” ucap Farhan.
Dalam acara tersebut, manajemen Persib juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pemain, staf, dan sosok di balik layar yang dinilai memiliki kontribusi besar sepanjang musim. Penghargaan Maung of The Year diberikan kepada Berguinho, Federico Barba, Beckham Putra Nugraha, Adam Alis, dan Teja Paku Alam. Sementara penghargaan Legacy Performance diraih pelatih Bojan Hodak.
Selain itu, penghargaan Most Favorite Player pilihan Bobotoh diberikan kepada Ramon Tanque, Adam Alis, Beckham Putra Nugraha, Patricio Matricardi, dan Frans Putros. Ada pula penghargaan Topskor of The Year yang diraih Andrew Jung setelah mencetak 11 gol di Super League dan lima gol di AFC Champions League Two.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....