Asia Afrika Berdesakan, Polisi Evakuasi Bayi dari Kerumunan Konvoi Juara Persib

  • 24 Mei 2026 11:37 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung — Petugas kepolisian mengevakuasi seorang bayi dari tengah padatnya kerumunan Bobotoh saat pawai perayaan juara Persib Bandung di kawasan Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Minggu 24 Mei 2026 pagi. Evakuasi dilakukan demi menjaga keselamatan bayi di tengah desakan ribuan suporter.

Peristiwa itu terjadi ketika ribuan Bobotoh memadati jalur pawai untuk menyaksikan arak-arakan atau konvoi pemain dan ofisial Persib Bandung membawa trofi juara Liga Super Indonesia. Kepadatan massa membuat ruang gerak di sejumlah titik menjadi sangat terbatas.

Pamendal JPO Asia Afrika, AKBP Endang Kusnandar mengatakan, pihaknya menerima laporan dari suporter mengenai keberadaan seorang bayi yang berada di tengah kerumunan dan dinilai dalam kondisi berbahaya.

“Anggota kami langsung bergerak setelah mendapat informasi dari suporter ada anak kecil yang harus segera diamankan. Petugas di lapangan kemudian melakukan evakuasi agar anak tersebut terhindar dari risiko di tengah keramaian,” kata Endang di lokasi.

Petugas kemudian membawa bayi tersebut menuju area yang lebih aman di Pos JPO Asia Afrika. Orang tua bayi turut diarahkan menyusul ke pos pengamanan karena sempat terpisah akibat padatnya massa.

Menurut Endang, proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena petugas harus menembus kerumunan Bobotoh yang memenuhi ruas Jalan Asia Afrika hingga lebih dari seratus meter.

“Orang tuanya ada dan menyusul ke pos. Karena situasi sangat padat, petugas cukup kesulitan keluar dari kerumunan,” ujarnya.

Setelah berhasil dievakuasi, kondisi kesehatan bayi diperiksa oleh tim medis yang bersiaga di lokasi pawai.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak membawa anak kecil ke lokasi keramaian dengan tingkat kepadatan tinggi, terutama saat perayaan besar seperti konvoi juara Persib.

Endang meminta Bobotoh tetap menjaga ketertiban selama perayaan berlangsung serta tidak memaksakan diri datang ke titik kerumunan apabila membawa balita atau anak-anak.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tertib dan mempertimbangkan keselamatan keluarga. Jika membawa anak kecil, sebaiknya tidak berada di area yang sangat padat,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....