Polisi Sita Ratusan Barang Berbahaya jelang Persib Kontra Persijap di GBLA

  • 23 Mei 2026 13:41 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Kepolisian beserta aparat gabungan melakukan penyisiran di kawasan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu 23 Mei 2026 jelang pertandingan Persib Bandung menghadapi Persijap Jepara. Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan ratusan barang yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban laga.

Pemeriksaan dilakukan sejak pukul 07.30 WIB dengan menyasar sejumlah titik di area stadion, mulai dari tribun penonton, selasar, hingga kamar mandi. Dari hasil sweeping, petugas menemukan berbagai barang berbahaya yang dilarang masuk ke dalam stadion.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan total terdapat 310 barang yang berhasil diamankan dari area GBLA. Barang tersebut terdiri atas 151 flare, 100 silver strobe, satu strong red flare, 11 mercon, 20 petasan, tujuh botol minuman keras, serta 20 kartu identitas atau ID card.

Menurut Hendra, langkah pengamanan dilakukan untuk memastikan pertandingan berlangsung aman dan kondusif. Pihak kepolisian juga mengingatkan seluruh suporter agar tidak membawa barang-barang terlarang ke area stadion.

“Pengamanan dilakukan secara maksimal untuk memastikan pertandingan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Kami mengimbau seluruh suporter untuk tidak membawa flare, petasan, minuman keras maupun barang berbahaya lainnya ke area stadion,” ujarnya.

Selain melakukan sweeping, aparat gabungan juga menyiapkan ribuan personel untuk mengamankan pertandingan dan rangkaian kegiatan suporter Persib Bandung. Sebanyak 3.391 personel diterjunkan untuk pengamanan laga di Stadion GBLA.

Kemudian, sebanyak 1.010 personel disiagakan untuk mengantisipasi euforia bobotoh di luar stadion. Sementara itu, pengamanan pawai juara Persib melibatkan 2.883 personel gabungan.

Hendra menambahkan, koordinasi terus dilakukan dengan berbagai pihak guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama pertandingan hingga perayaan berlangsung.

“Kami berharap masyarakat dan bobotoh dapat bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan tertib demi kenyamanan bersama,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....