Persib Bandung Siapkan Rute Pawai Juara, Ini Jalurnya
- 19 Mei 2026 17:05 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan rencana rute pawai juara rombongan skuat Persib Bandung di Kota Bandung, arak-arakan akan di mulai dari Gedung Sate dan berakhir di Gedung Merdeka di jalan Asia Afrika, di Kota Bandung pada Minggu, 24 Mei 2026.
Rencanannya titik akhir rombongan pawai dan para pemain akan melakukan selebrasi atau mengangkat Piala di Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) ikonik yang di bawahnya berisi kutipan: "Bumi Pasundan lahir ketika Tuhan sedang tersenyum" serta "Dan Bandung bagiku bukan cuma masalah geografis, lebih jauh dari itu melibatkan perasaan, yang bersamaku ketika sunyi".
Hal tersebut terlaksana, Jika Maung Bandung berhasil memastikan gelar juara, pada laga pamungkas dengan menjamu Persijap Jepara pada pekan ke-34 Super League 2025/2026, di stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu, 23 Mei 2026 mendatang.
"Gedung Sate itu di barat, di depan masjid. Titik startnya di sana, parkir barat. Jadi dari sana rutenya adalah ke (Jalan) Banda, belok kanan ke (Jalan) Riau, belok kiri ke (Jalan) Merdeka ke bawah, belok kanan ke (Jalan) Perintis Kemerdekaan, enggak lurus karena ada rel kereta api. Jadi kita ngalawan arah ke Perintis Kemerdekaan, lewat kolong jembatan viaduk, belok kiri ke Lembong," kata Adhitia, Selasa, 19 Mei 2026.
"Nah di situ ada patung sepak bola, Patung Ajat, belok kanan ke Veteran, berhenti di Asia Afrikanya titik nol, belok kanan Asia Afrika terus jalan sampai nanti Gedung Merdeka ada JPO, nanti pemain turun di situ naik ke JPO, angkat piala di JPO. Turun, finish jalan kaki mereka 200 meter lah jalan kaki ke Pendopo," ujarnya.
Adhitia pun menjelaskan tujuan di balik penentuan rute pawai juara tim Persib tahun ini yang akan melintasi sejumlah titik ikonik di Kota Bandung. Menurutnya, rute tersebut tidak dipilih secara acak, melainkan memiliki makna historis sekaligus simbolis bagi klub dan masyarakat Kota Kembang.
Menurutnya pawai kemenangan ini dirancang untuk memperkenalkan tiga titik bersejarah di Bandung kepada bobotoh maupun masyarakat luas. Ketiga lokasi itu dinilai merepresentasikan perjalanan sejarah kota sekaligus menjadi simbol semangat bagi Persib dalam menatap masa depan.
“Jadi tujuannya adalah kita mau mengenalkan tiga titik bersejarah Kota Bandung. Yang pertama itu Patung Sepak Bola, Patung Ajat di Lembong. Yang kedua titik nol di Asia Afrika, dan ketiga itu di Gedung Merdeka,” ucapnya.
Ia menambahkan, salah satu momen penting dalam pawai nanti adalah prosesi pengangkatan trofi juara yang rencananya dilakukan di kawasan Gedung Merdeka. Lokasi tersebut dipilih karena memiliki nilai historis tinggi dan diharapkan dapat menjadi simbol pencapaian besar Maung Bandung musim ini.
“Nanti InsyaAllah ada prosesi angkat pialanya itu di JPO di Gedung Merdeka. Gitu. Nah, kita juga pengen ngenalin itu kan area bersejarah Kota Bandung,” kata Adhitia.
Lebih jauh, Adhitia menyebut pemilihan jalur yang melewati kawasan Jalan Asia Afrika juga menyimpan doa dan harapan besar bagi perjalanan Persib pada musim mendatang. Menurutnya, kawasan yang identik dengan semangat persatuan bangsa-bangsa Asia-Afrika itu selaras dengan target Persib untuk melangkah lebih jauh di level kompetisi Asia.
“Harapannya karena itu akan melewati jalur Asia Afrika, mudah-mudahan, insyaallah musim depan kita berprestasi lebih jauh di Asia lah. Doanya seperti itu,” tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....