Ikuti Regulasi, Persib Minta Bobotoh Tak Datang ke Parepare Lawan PSM
- 14 Mei 2026 15:11 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Persib Bandung mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh Bobotoh agar tidak datang langsung ke Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, saat laga tandang menghadapi PSM Makassar pada pekan ke-33 Super League 2025/2026, Minggu, 17 Mei 2026. Ajakan ini disampaikan sebagai langkah menjaga ketertiban sekaligus memastikan seluruh pihak mematuhi aturan kompetisi yang berlaku.
Manajemen klub menegaskan, larangan tersebut bukan tanpa alasan. Hingga saat ini, operator kompetisi masih memberlakukan kebijakan yang melarang kehadiran suporter tim tamu di seluruh pertandingan Super League musim 2025/2026. Karena itu, panitia pelaksana pertandingan PSM kontra Persib juga dipastikan tidak membuka atau menyediakan kuota tiket untuk pendukung tim tamu.
Ketentuan ini mengacu pada Pasal 5 ayat 7 Regulasi Kompetisi Super League 2025/2026. Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa selama masa transisi transformasi sepak bola nasional, seluruh pertandingan liga di Indonesia masih belum bisa dihadiri suporter tim tamu. Regulasi itu juga menegaskan bahwa klub bertanggung jawab penuh atas segala konsekuensi apabila terdapat suporternya yang tetap hadir di stadion.
Head of Communications PT Persib Bandung Bermartabat, Adhi Pratama, menekankan, kepatuhan terhadap regulasi merupakan bentuk tanggung jawab bersama. Menurutnya, menjaga kelancaran jalannya kompetisi menjadi prioritas utama, terlebih di fase krusial menjelang berakhirnya musim.
“Kami sangat memahami besarnya semangat dan kecintaan Bobotoh untuk selalu mendampingi Persib, di mana pun tim bertanding. Namun pada kondisi saat ini, dukungan terbaik justru ditunjukkan dengan tetap tertib, menghormati aturan yang berlaku, dan tidak memaksakan diri datang ke Parepare,” kata Adhi, dikutip dari laman resmi Persib, Kamis, 14 Mei 2026.
Ia menambahkan, kedewasaan sikap Bobotoh dalam mematuhi regulasi akan menjadi energi positif bagi tim. “Kami percaya dukungan tidak selalu harus diwujudkan dengan hadir langsung di stadion. Kepatuhan Bobotoh terhadap aturan justru menjadi bentuk dukungan besar bagi perjuangan tim di saat-saat penting seperti sekarang,” ujarnya.
Adhi juga mengingatkan bahwa pelanggaran terhadap aturan ini dapat menimbulkan dampak serius. “Kehadiran suporter tim tamu berpotensi memunculkan sanksi maupun denda bagi kedua klub. Karena itu, kami mengajak seluruh Bobotoh menjaga nama baik Persib dan menunjukkan loyalitas melalui sikap yang bijak serta penuh tanggung jawab,” sambungnya.
Sebagai alternatif, Persib mengajak Bobotoh untuk tetap memberikan dukungan dari daerah masing-masing. Kegiatan nonton bareng, doa bersama, hingga dukungan melalui media sosial dinilai tetap mampu menghadirkan semangat bagi para pemain yang tengah berjuang dalam dua laga terakhir musim ini.
Manajemen Maung Bandung meyakini energi positif dari Bobotoh akan tetap sampai kepada para pemain di lapangan. Bagi Persib, makna dukungan sejati bukan hanya hadir di tribun stadion, tetapi juga menjaga kehormatan klub, mematuhi regulasi kompetisi, dan menunjukkan kedewasaan sebagai bagian dari keluarga besar Persib.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....