Festival Forsgi Jabar 2026: Pembinaan Karakter dan Prestasi Sepak Bola Usia Muda
- 10 Mei 2026 10:37 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Festival Forsgi Jawa Barat kembali digelar tahun ini dengan semangat pembinaan karakter sekaligus peningkatan prestasi olahraga usia muda. Ketua Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (Forsgi) Jawa Barat, Kunto Prasetyo, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah berkelanjutan yang telah berjalan hampir empat tahun untuk mendidik generasi muda agar berkarakter sekaligus berprestasi.
“Insyaallah, dari Forsgi akan lahir atlet-atlet yang mampu berkontribusi bagi PSSI, bahkan hingga tingkat internasional,” ujarnya disela sela pembukaan Festival Forsgi Jawa Barat, Minggu 10 Mei 2026.
Menurut Kunto, tujuan utama Forsgi adalah mendidik anak-anak agar kelak menjadi pribadi yang berkarakter, bahkan bisa menjadi ustaz atau mubalig di lingkungannya. Namun, melalui sepak bola, anak-anak juga dilatih untuk menahan emosi, menjaga kebersihan, kekompakan, dan kerukunan.
“Di Forsgi ada kartu hijau, penghargaan bagi anak-anak yang berani mengakui kesalahan dan meminta maaf. Ini bentuk pendidikan karakter yang jarang ditemui di kompetisi lain,” tambahnya.
Ia menekankan, pembinaan ini bukan hanya untuk sepak bola. Ke depan, Forsgi Jawa Barat membuka peluang untuk mengembangkan cabang olahraga lain. “Mimpinya, dari Forsgi lahir talenta-talenta yang bukan hanya berkontribusi di tingkat nasional, tapi juga mendunia,” kata Kunto penuh harapan.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksanaan Festival Forsgi Jabar, Baskoro, menyampaikan bahwa festival kali ini merupakan yang ketiga di tingkat provinsi. Pembukaan berlangsung di Lapangan Baitul Manshurin dengan diikuti 24 tim dari kota dan kabupaten se-Jawa Barat. “Festival ini menjadi wadah menyalurkan bakat dan minat sepak bola usia muda, sekaligus mempererat silaturahmi antaranggota Forsgi,” jelasnya.
Baskoro menambahkan, festival ini juga menjadi ajang seleksi menuju Festival Forsgi Tingkat Nasional yang akan digelar Juli 2026 di Jakarta. “Kami menyiapkan atlet-atlet terbaik Jawa Barat untuk tampil di tingkat nasional. Insyaallah, targetnya mempertahankan gelar juara yang sebelumnya diraih,” ungkapnya.
Adapun peserta festival dibagi dalam dua kategori usia, yakni 10 tahun dan 12 tahun. Masing-masing kategori diikuti oleh delapan tim terbaik dari berbagai daerah, untuk kategori usia 10 tahun meliputi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Bekasi, dan Kota Cimahi. Adapun untuk kategori usia 12 Tahun meliputi, Kota Bandung, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bandung, Karawang, Majalengka, Kota Bekasi, Kabupaten Kuningan dan Kota Depok. “Babak penyisihan dibagi empat wilayah, dan juara 1 serta 2 masuk ke delapan besar,” terang Baskoro.
Selain dukungan dari masyarakat, penyelenggaraan festival ini juga didukung sponsor. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan Forsgi mendapat perhatian luas, baik dari sisi pembinaan maupun keberlanjutan program. “Kami berharap festival ini berjalan lebih tertib, lebih baik, dan semakin memajukan persepakbolaan Indonesia,” tutup Baskoro.
Festival Forsgi Jabar 2026 bukan hanya panggung kompetisi, tetapi juga ruang pembentukan karakter anak bangsa. Dengan semangat kebersamaan, kejujuran, dan sportivitas, Forsgi Jawa Barat meneguhkan komitmennya melahirkan generasi muda yang siap berkontribusi bagi olahraga nasional sekaligus membawa nama Indonesia ke kancah dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....