Persib U20 Tutup Musim dengan Comeback Dramatis
- 26 Apr 2026 21:56 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Persib U20 menutup perjalanan mereka di Elite Pro Academy (EPA) Super League 2025/2026 dengan kemenangan tipis 3-2 atas Malut United. Pertandingan tersebut berlangsung di SPOrT Jabar, Arcamanik, Kota Bandung, Minggu, 26 April 2026, dan menjadi laga terakhir yang penuh emosi bagi skuat Maung Ngora.
Sejak awal pertandingan, Persib U20 tampil agresif dan mampu membuka keunggulan lebih dulu. Gol pertama dicetak oleh M. Ramadhian Fadli pada menit ke-18, yang membawa tim tuan rumah unggul dan menguasai jalannya babak pertama.
Namun, situasi berubah drastis di babak kedua. Malut United berhasil membalikkan keadaan melalui gol Ilham U. Maradjabessy lewat titik penalti pada menit ke-48, disusul gol M. Risky Safri tiga menit kemudian. Dalam waktu singkat, Persib U20 tertinggal 1-2 dan berada dalam tekanan.
Meski tertinggal, semangat juang para pemain Persib U20 tidak surut. Mereka terus menekan hingga akhirnya M. Bagus Cahaya Islami mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-77. Momentum positif ini dimaksimalkan dengan baik hingga Maliq Aqmar K. Winata memastikan kemenangan lewat gol pada menit ke-85.
Hasil tersebut membuat Persib U20 mengakhiri musim di peringkat kelima klasemen dengan raihan 47 poin. Total poin itu diperoleh dari 13 kemenangan, 8 hasil imbang, dan 11 kekalahan sepanjang kompetisi berlangsung.
Pelatih Persib U20, Sabrun Hanapi, menggambarkan perjalanan timnya musim ini seperti kisah dalam The Last Dance yang menyoroti perjuangan Michael Jordan bersama Chicago Bulls. Ia menilai musim ini penuh naik turun, namun berakhir dengan semangat juang tinggi dari para pemainnya.
“The Last Dance. Ini musim yang sulit buat tim. Mereka pernah berada di atas, lalu seketika ada di bawah, tapi bisa bangkit sampai hari ini. Anak-anak sebenarnya sangat kecewa tidak bisa ke final tapi tidak mau juga menunjukkannya,” kata Sabrun, dikutip dari laman resmi Persib, Minggu, 26 April 2026.
Ia juga menambahkan perjuangan tim di laga terakhir sangat menyentuh dirinya. “Sehingga hari ini kita lihat bagaimana mereka berjuang habis-habisan menjalankan taktik hingga akhirnya dapat hasil yang manis setelah sempat tertinggal. Jujur saya tersentuh dengan perjuangan mereka,” sambungnya.
Ke depan, tim pelatih telah melakukan evaluasi sebagai bahan pembenahan untuk musim berikutnya. Sabrun menekankan pentingnya konsistensi permainan dan peningkatan kualitas skuad agar bisa bersaing lebih baik di EPA Super League musim mendatang.
“Sebenarnya tim ini sudah bekerja dengan baik, hanya kurang konsisten. Tahun ini pun sudah punya kedalaman yang cukup. Ketika dapat kesempatan, pemain pengganti bisa membuktikan tapi semoga bisa lebih baik tahun depan,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....