Dispora Kota Bandung Gaspol Tingkatkan Pembinaan dan Kompetisi Olahraga
- 15 Mar 2026 10:33 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Bandung, H. Sigit Iskandar, menegaskan komitmen pemerintah kota untuk terus memperkuat kompetisi olahraga melalui berbagai program pembinaan. Upaya tersebut dilakukan untuk mendorong peningkatan prestasi olahraga sekaligus memperkuat sistem pengembangan atlet di Kota Bandung.
Menurut Sigit, pembinaan olahraga harus dilakukan secara terencana dan berkelanjutan agar mampu melahirkan atlet berprestasi. Karena itu, peningkatan kualitas pelatihan atlet dan pelatih menjadi salah satu fokus utama yang terus didorong oleh pemerintah daerah.
Ia menjelaskan bahwa program pengembangan olahraga saat ini diarahkan agar lebih terstruktur dan terintegrasi. Sinergi antara pemerintah daerah dengan pengurus cabang olahraga dinilai menjadi kunci dalam menciptakan sistem pembinaan yang efektif.
“Dengan program Bandung Utama ini kita gaspol. Pembinaan harus lebih berkembang dan lebih baik lagi. Tadi Pak Ketua juga sudah berdiskusi untuk meningkatkan pelatihan, bahkan menghadirkan coaching clinic dari luar negeri seperti dari Prancis dan negara lain,” kata Sigit.
Pernyataan tersebut disampaikan Sigit saat menghadiri kegiatan di Gedung PSSI Provinsi Jawa Barat, Jalan Lodaya, Kota Bandung, Sabtu 14 Maret 2026.Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam memajukan olahraga daerah.
Sigit menuturkan bahwa kehadiran pelatih atau instruktur dari luar negeri diharapkan mampu meningkatkan kualitas metode latihan di Kota Bandung. Melalui program coaching clinic tersebut, pelatih lokal dapat memperoleh pengalaman serta wawasan baru terkait sistem pelatihan modern.
Menurutnya, peningkatan kualitas pelatih akan berdampak langsung terhadap kualitas pembinaan atlet. Dengan metode latihan yang lebih baik, diharapkan lahir atlet-atlet baru yang mampu bersaing di berbagai ajang olahraga.
Di sisi lain, Sigit juga menilai kompetisi olahraga memiliki peran penting dalam menggerakkan ekosistem olahraga di daerah. Kompetisi tidak hanya menjadi ajang pembinaan atlet, tetapi juga sarana untuk meningkatkan minat masyarakat dalam berolahraga.
Ia mencontohkan kompetisi seperti Liga Bandung Utama yang dinilai mampu menjadi wadah bagi atlet sekaligus menarik perhatian masyarakat. Semakin banyak event olahraga digelar, semakin besar pula peluang masyarakat untuk terlibat.
“Ketika kita banyak menggelar event-event olahraga, orang akan datang ke Bandung. Selain meningkatkan prestasi, kegiatan itu juga akan menggerakkan masyarakat agar lebih aktif berolahraga,” tandas Sigit.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....