Yoko Angga Surya Pertimbangkan Kembali Pimpin PSSI Kota Bandung
- 15 Mar 2026 10:19 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Ketua PSSI Kota Bandung, H. Yoko Angga Surya, menyampaikan bahwa pelaksanaan kongres organisasi berjalan lancar dan menghasilkan sejumlah kesepakatan penting. Salah satunya adalah dukungan dari para ketua klub anggota yang menginginkan dirinya kembali memimpin organisasi sepak bola tersebut untuk periode berikutnya.
Menurut Yoko, dalam forum kongres banyak perwakilan klub yang secara terbuka meminta dirinya melanjutkan kepemimpinan selama empat tahun ke depan. Dukungan tersebut menjadi bentuk kepercayaan para anggota terhadap kinerja organisasi yang telah berjalan selama ini.
“Alhamdulillah kongres berjalan lancar. Bahkan banyak ketua PS yang meminta saya untuk kembali memimpin empat tahun ke depan. Tapi saya merasa generasi saya sudah cukup,” ujar Yoko.
Pernyataan tersebut disampaikan Yoko saat menghadiri Kongres PSSI Kota Bandung yang dirangkaikan dengan peringatan milangkala ke-93 Persib Bandung. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung PSSI Provinsi Jawa Barat, Jalan Lodaya, Kota Bandung, Sabtu 14 Maret 2026.
Meski mendapat dukungan dari para anggota, Yoko menegaskan bahwa dirinya belum memastikan akan kembali mencalonkan diri dalam pemilihan ketua mendatang. Ia mengaku masih mempertimbangkan berbagai faktor sebelum mengambil keputusan.
“Saya belum siap memastikan. Bisa iya, bisa tidak, tapi kemungkinan besarnya sih tidak. Kita juga harus memberi ruang kepada generasi selanjutnya,” katanya.
Terkait masa jabatan kepengurusan saat ini, Yoko menjelaskan bahwa PSSI Kota Bandung mendapatkan perpanjangan masa kepengurusan selama tiga bulan. Perpanjangan tersebut diberikan hingga akhir Juni sambil menunggu proses pemilihan ketua definitif.
Menurutnya, pemilihan ketua baru diharapkan dapat dilaksanakan pada pertengahan tahun ini. Namun apabila proses tersebut belum dapat terlaksana pada Juni, maka agenda pemilihan kemungkinan akan bergeser ke waktu berikutnya.
“Perpanjangan kepengurusan diberikan selama tiga bulan sampai akhir Juni. Jika pemilihan bisa dilaksanakan pada Juni maka akan langsung diproses, tapi kalau tidak kemungkinan bisa bergeser,” ungkapnya.
Yoko juga menjelaskan bahwa status perpanjangan kepengurusan berbeda dengan penunjukan sebagai pelaksana tugas. Dengan status tersebut, organisasi masih memiliki kewenangan penuh untuk menjalankan program-program yang telah direncanakan.
“Kalau hanya pelaksana tugas biasanya ada keterbatasan, termasuk soal dana hibah. Dengan perpanjangan ini kita masih bisa menjalankan program-program organisasi,”tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....