Liga Sepakbola Sabrengna Antar OPD Pemprov Jabar Siap Bergulir

  • 14 Mar 2026 11:17 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Liga Sepakbola “Sabrengna” antar organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dipastikan segera bergulir. Kompetisi internal aparatur sipil negara (ASN) tersebut dijadwalkan mulai ditabuh pada 30 Maret 2026 sebagai ajang kebersamaan sekaligus sarana olahraga bagi pegawai di lingkungan Pemprov Jabar.

Liga yang digagas oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, itu akan mempertemukan puluhan tim OPD dalam sebuah kompetisi sepak bola yang dikemas secara profesional. Penyelenggaraannya dilaksanakan melalui kolaborasi antara Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Barat dengan PSSI Provinsi Jawa Barat.

Kepastian pelaksanaan kompetisi tersebut diperoleh setelah digelarnya manager meeting yang berlangsung di Gedung PSSI Provinsi Jawa Barat pada Jumat, 12 Maret 2026. Dalam pertemuan itu, sedikitnya 39 OPD di lingkungan Pemprov Jawa Barat memastikan kesiapan mereka untuk ambil bagian dalam liga dengan semangat kebersamaan antar ASN.

“Liga Sepakbola Sabrengna ini merupakan yang pertama kali digelar khusus untuk ASN di lingkungan Pemprov Jawa Barat. Ide dan gagasannya langsung datang dari Pak Gubernur, Kang Dedi,” ujar Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal PSSI Provinsi Jawa Barat, M Jailani Saputra, di sela-sela manager meeting.

Pria yang akrab disapa Bang Jae itu menilai gagasan tersebut sangat positif karena membuka ruang bagi ASN untuk menunjukkan kemampuan mereka di lapangan hijau. Ia bahkan menyebut kompetisi antar OPD seperti ini baru pertama kali digelar di tingkat provinsi di Indonesia.

“Ini ide yang sangat brilian dari Pak Gubernur karena hanya di Jawa Barat liga sepak bola antar OPD bisa terselenggara. Kami berharap para ASN bisa menunjukkan kemampuannya sekaligus mempererat kebersamaan,” kata Bang Jae.

Menariknya, dalam kompetisi ini Gubernur Jawa Barat dan Wakil Gubernur Jawa Barat juga akan turun langsung melalui tim masing-masing. Tim yang mewakili Gubernur diberi nama BARKHADIN FC, sementara kubu Wakil Gubernur akan tampil dengan bendera BALAD R-One.

Bang Jae pun mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan sportivitas selama kompetisi berlangsung. Menurutnya, liga ini bukan hanya soal kemenangan, tetapi juga menjadi sarana silaturahmi bagi ASN di lingkungan Pemprov Jawa Barat.

“Jadikan Liga Sabrengna ini sebagai ajang silaturahmi. Lebih dari itu, liga ini juga bisa menggali potensi di setiap OPD karena faktanya banyak peserta yang dulu pernah menjadi bintang lapangan,” ujarnya.

Salah satu tim yang cukup diunggulkan dalam kompetisi ini adalah BARKHADIN FC. Tim tersebut diperkuat sejumlah mantan pemain sepak bola yang pernah bersinar pada masanya, termasuk dua eks pemain Persib U-18 yang membawa Persib Junior menjuarai Liga Bogasari 2003, yakni Erpina dan Ricky Ahmad.

“Bagi saya sangat senang dengan adanya Liga Sabrengna. Sudah lama kami tidak bermain secara resmi dan di liga ini kami dipilih untuk memperkuat BARKHADIN FC,” ujar Erpina usai mengikuti manager meeting.

Sementara itu, Direktur Kompetisi PSSI Provinsi Jawa Barat, Juanadi, menjelaskan bahwa kompetisi akan berlangsung sekitar dua bulan. Fase penyisihan grup dimulai pada 30 Maret hingga 17 April 2026, dilanjutkan babak 16 besar pada 20-21 April, perempat final 24 April, semifinal 27 April, dan partai final dijadwalkan berlangsung 30 April 2026.

“Durasi pertandingan menggunakan format dua babak masing-masing 25 menit. Maklum, mayoritas pemain yang tampil berusia di atas 30 tahun,” kata Juanadi.

Ia menambahkan, seluruh pemain yang didaftarkan juga wajib melalui proses pemeriksaan kesehatan secara ketat. Pemeriksaan tersebut meliputi cek tekanan darah, tinggi badan, riwayat penyakit hingga pemeriksaan jantung melalui EKG guna memastikan seluruh peserta dalam kondisi layak bertanding.

“Semua pemain harus menjalani screening kesehatan secara menyeluruh. Ini bagian dari komitmen kami menjaga keselamatan pemain dan menjadi salah satu keunikan Liga Sabrengna,” ujarnya.

Juanadi menegaskan, apabila penyelenggaraan perdana berjalan sukses, bukan tidak mungkin Liga Sepakbola Sabrengna akan menjadi agenda rutin tahunan di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....