Persib Mengecam Keras Aksi Rasisme usai Laga Melawan Persebaya
- 05 Mar 2026 16:00 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Persib Bandung menyampaikan tanggapan resmi terkait aksi rasisme yang menimpa dua pemain muda, Kakang Rudianto dan pemain Persebaya dan Mikael Alfredo Tata melalui media sosial mereka, setelah kedua kesebelasan tersebut dalam lanjutan Super League 2025/2026, di stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin, 2 Maret 2026.
Manajemen Persib melalui pernyataan resmi mengecam keras tindakan diskriminatif tersebut. Klub menegaskan bahwa sepak bola seharusnya menjadi ruang yang menyatukan berbagai latar belakang, bukan tempat untuk menyebarkan kebencian ataupun diskriminasi.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan menegaskan keberagaman merupakan bagian penting dari sepak bola. Menurutnya, olahraga ini hidup dan dicintai oleh jutaan orang karena mampu mempertemukan berbagai budaya, bahasa, dan identitas dalam satu ruang yang sama.
“Sepakbola selalu menjadi ruang yang mempertemukan banyak perbedaan. Di dalamnya ada keberagaman latar belakang, budaya, bahasa, dan identitas yang justru membuat olahraga ini hidup dan dicintai oleh jutaan orang. Karena itu, tidak ada ruang sedikit pun bagi praktik rasisme di dalam sepakbola,” ujar Adhitia dalam keterangan resminya, Kamis, 5 Maret 2026.
Ia menambahkan, Persib menaruh perhatian serius terhadap serangan bernuansa rasis yang diarahkan kepada Kakang Rudianto dan Mikael Alfredo Tata melalui media sosial setelah pertandingan yang digelar di Surabaya tersebut. Menurutnya, kritik terhadap performa pemain merupakan bagian dari dinamika olahraga, namun serangan yang menyentuh ras atau latar belakang seseorang jelas tidak dapat dibenarkan.
“Sepakbola seharusnya menjadi ruang untuk saling menghargai, bukan tempat untuk menyebarkan kebencian. Kritik terhadap permainan adalah bagian dari dinamika olahraga, namun serangan yang menyentuh identitas ras atau latar belakang seseorang jelas melampaui batas yang dapat diterima,” kata Adhitia.
Dalam kesempatan yang sama, Persib juga menegaskan dukungannya kepada Kakang Rudianto sekaligus memberikan dukungan moral kepada Mikael Alfredo Tata. Klub menilai kedua pemain tersebut merupakan bagian dari generasi muda sepak bola Indonesia yang tengah berkembang dan membutuhkan lingkungan yang sehat untuk terus bertumbuh.
“Kami ingin menegaskan bahwa Persib berdiri bersama Kakang Rudianto dan juga memberikan dukungan moral kepada Mikael Alfredo Tata. Kedua pemain tersebut adalah bagian dari generasi muda sepakbola Indonesia yang sedang berkembang dan mereka berhak mendapatkan lingkungan yang sehat, aman, serta penuh respek untuk terus bertumbuh,” sambungnya.
Persib juga mengajak seluruh suporter untuk tetap menjaga nilai sportivitas dan persaudaraan antar pencinta sepak bola. Klub percaya mayoritas suporter, baik Bobotoh maupun Bonek, memiliki semangat yang sama dalam mencintai sepak bola secara bermartabat dan tidak terprovokasi oleh tindakan segelintir oknum.
Manajemen Persib menegaskan komitmen untuk menolak segala bentuk diskriminasi dalam sepak bola. Klub berharap kejadian ini menjadi pengingat bahwa kemajuan sepak bola Indonesia hanya dapat terwujud jika seluruh pihak menjunjung tinggi rasa saling menghormati.
"Kepada Kakang dan Tata, kalian tidak sendirian. Sepakbola yang sehat adalah sepakbola yang melindungi para pemainnya, dan kami akan selalu berdiri di sisi itu,” tegas Adhitia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....