Liga Jabar Istimewa 2026 Resmi Bergulir Sepanjang Tahun
- 28 Feb 2026 16:25 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Gong kompetisi Liga Jabar Istimewa yang digagas PSSI Provinsi Jawa Barat dipastikan siap ditabuh sepanjang tahun 2026. Kick-off ajang pembinaan ini direncanakan mulai April 2026 sebagai upaya menghidupkan kompetisi berjenjang di Jawa Barat.
Kepastian tersebut mengemuka dalam Workshop Liga Jabar Istimewa yang digelar PSSI Provinsi Jawa Barat di Gedung PSSI Jabar, Jalan Lodaya 20, Kota Bandung, Jumat 27 Februari 2026. Kegiatan itu dihadiri seluruh Askot/Askab PSSI serta klub anggota dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Workshop dibuka oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal PSSI Provinsi Jawa Barat, Mohammad Jailani Saputra, yang menekankan pentingnya kesiapan teknis sejak awal. Dalam forum tersebut dipaparkan secara rinci berbagai aspek kompetisi, mulai dari kategori usia, regulasi, format pertandingan, hingga jadwal pelaksanaan.
Liga Jabar Istimewa sendiri akan mempertandingkan sejumlah kategori usia, yakni KU-10, KU-12, KU-14, KU-19, hingga kompetisi putri U-23. Setiap kategori dirancang berjenjang dari tingkat kabupaten/kota, regional, hingga provinsi.
Untuk kategori U-10 dengan rentang kelahiran 1 Januari 2016 sampai 31 Desember 2017, pelatih diwajibkan memiliki lisensi minimal D. Kompetisi menggunakan sistem putaran kabupaten/kota, dilanjutkan regional dengan kuota 32 tim, dan putaran provinsi yang diikuti 32 tim dari lima zona dengan durasi laga 2x10 menit tanpa jeda.
Kategori U-12 yang diperuntukkan bagi pemain kelahiran 1 Januari 2014 hingga 31 Desember 2015 menerapkan pola kompetisi serupa. Sistem berjenjang dari kabupaten/kota, regional, hingga provinsi juga diberlakukan dengan durasi pertandingan 2x10 menit tanpa istirahat.
Sementara itu, kompetisi U-14 digelar lebih kompetitif dengan dua putaran, yakni penyisihan grup dan fase gugur hingga final. Sebanyak 32 tim akan dibagi ke dalam delapan grup, dengan durasi pertandingan 2x35 menit dan pelatih wajib mengantongi lisensi C.
Pada kategori U-19, format kompetisi juga terbagi dalam penyisihan grup dan fase gugur dari 16 besar hingga final. Sistem ini diharapkan mampu mematangkan pemain muda sebelum masuk ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi.
Plt Sekjen PSSI Provinsi Jawa Barat, Mohammad Jailani Saputra, berharap seluruh Askot/Askab dan klub anggota segera melakukan persiapan. “Semua program ini dirancang untuk menggeliatkan persepakbolaan sepanjang tahun 2026, sehingga seluruh anggota PSSI Jawa Barat perlu mencermati dan menindaklanjuti hasil workshop ini,” ujarnya.
Selain Liga Jabar Istimewa, PSSI Provinsi Jawa Barat juga menyiapkan agenda kompetisi lain sepanjang 2026, mulai dari Liga 4 Piala Bupati/Wali Kota, Piala Gubernur Jawa Barat, Piala Soeratin, Piala Pertiwi, hingga Hydroplus Piala Pertiwi. Rangkaian agenda tersebut diharapkan menjadi fondasi pembinaan berkelanjutan sekaligus peningkatan prestasi sepak bola Jawa Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....