Refreshment Match Commissioner PSSI Jabar Tingkatkan Profesionalisme
- 22 Feb 2026 21:39 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - PSSI Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan Refreshment Match Commissioner atau Pengawas Pertandingan sebagai bagian dari agenda awal di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari, 21–22 Februari 2026, sebagai langkah strategis memperkuat kualitas perangkat pertandingan di Jawa Barat.
Program ini menjadi kegiatan perdana yang digelar dalam masa transisi kepengurusan di bawah Pelaksana Tugas. Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai ajang pembinaan sekaligus mempererat soliditas internal organisasi sepak bola di tingkat provinsi.
Kegiatan refreshment yang diikuti lebih dari 100 Match Commissioner dari berbagai Askab dan Askot se-Jawa Barat itu berlangsung di Aula PSSI Provinsi Jawa Barat, Jalan Lodaya, Kota Bandung. Antusiasme peserta terlihat sejak hari pertama pelaksanaan, menandakan tingginya komitmen dalam meningkatkan kapasitas diri.
Acara tersebut secara resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Umum PSSI Provinsi Jawa Barat, Muhammad Jailani Saputra. Sementara itu, materi pembekalan disampaikan oleh instruktur Junardi yang memberikan pemaparan terkait regulasi dan penguatan peran pengawas pertandingan.
Dalam sambutannya, Muhammad Jailani Saputra menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda lanjutan di masa transisi kepengurusan. Sebelumnya, PSSI Jawa Barat telah menggelar konsolidasi dan sosialisasi program kerja 2026 bersama Askab, Askot, klub anggota, serta perangkat wasit di lingkungan internal organisasi.
Instruktur Junardi menjelaskan, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi forum penyegaran materi, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi dengan para Match Commissioner yang selama ini aktif bertugas di berbagai kompetisi. “Jumlah Match Commissioner di Jawa Barat ini terbilang melimpah. Program ini bagian dari peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), karena jumlahnya cukup banyak maka kita laksanakan dua gelombang dari jumlah yang ada,” kata Junardi.Minggu 22 Februari 2026.
Menurutnya, refreshment menjadi momentum penting untuk menyampaikan sejumlah pembaruan regulasi dalam sepak bola yang harus dipahami secara menyeluruh. Ia menekankan bahwa peran Match Commissioner sangat vital dalam memastikan pertandingan berjalan sesuai aturan dan standar kompetisi.
Sementara itu, Match Commissioner senior, Dipo, mengakui kegiatan tersebut memberikan banyak manfaat bagi peserta. “Banyak sekali manfaatnya. Selain ajang silaturahmi, kami diberi materi terkait keakuratan penghitungan klasemen melalui rumus yang efektif, serta diingatkan kembali pasal-pasal 1 sampai 7, terutama dalam persiapan menghadapi agenda besar tahun 2026 seperti PORPROV di Jawa Barat,” ujar Dipo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....