Sikap Hodak Soal Kericuhan usai Laga Melawan Ratchaburi

  • 19 Feb 2026 21:09 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Kericuhan mewarnai akhir laga Persib Bandung saat menjamu Ratchaburi FC, pada pertandingan leg kedua babak 16 Besar AFC Champions League (ACL) Two 2025/2026, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Rabu (18/2/2026) malam.

Pada Laga yang berakhir dengan kemenangan Persib 1-0 itu, sejumlah oknum Bobotoh di tribun selatan turun ke lapangan. Kericuhan tersebut terjadi diduga terjadi karena kekesalan suporter terhadap kepemimpinan wasit Majed Mohammed Alshamrani yang dinilai berat sebelah.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengaku kesal terhadap kejadian tersebut. Bahkan ia pun ikut menenangkan ketegangan pada oknum suporter tersebut meski dengan suasana yang panas.

"Mereka datang untuk kepentingan pribadinya. Karena kami bisa saja didenda karena seratus orang. atau bahkan itu kurang dari seratus orang. Mereka meneror semuanya," kata Hodak setelah pertandingan.

"Saya bisa katakan 99 persen suporter fantastis dan bagi setiap lawan yang datang ke sini itu tidak akan mudah, itu keuntungan ketika kami bermain di kandang sendiri," sambung Bojan Hodak.

Meski begitu, Hodak percaya mereka hanya segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab. Padahal mayoritas Bobotoh yang hadir di stadion langsung benar-benar telah membantu tim untuk bisa mengalahkan sang lawan.

"Ada sekitar 30 ribu suporter dan 29.900 dari mereka itu fantastis. Tidak mudah bermain di sini, jika kalian ingat laga melawan Bangkok United, di babak pertama kesulitan.Bisa dilihat juga tadi Ratchaburi tidak mudah bermain di sini dan itu keuntungan bagi kami. Tapi ada seratus orang yang merusak itu," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....