Duel Persib Versus Persija Kumpulkan 6,5 Ton Sampah
- 24 Jan 2026 20:37 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Laga bertajuk El Clasico Indonesia antara Persib Bandung versus Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu, 11 Januari 2026 lalu, berhasil mengumpulkan sebanyak 6.571 kilogram atau lebih dari 6,5 ton sampah, dan dikelola secara menyeluruh sepanjang pertandingan.
Seluruh proses pengelolaan sampah ini dilakukan melalui kolaborasi antara Persib dan Jubelo sebagai mitra resmi pengelolaan waste management stadion, dengan pendekatan zero waste to landfill. Artinya, tidak ada sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Sampah yang terkumpul dipilah sejak awal dan dikelola secara bertanggung jawab. Sampah organik diolah menjadi kompos dan pakan maggot, sampah anorganik disalurkan ke mitra daur ulang.
Sementara material residu diproses lebih lanjut melalui sistem pengolahan lanjutan yang memastikan tidak ada pembuangan ke TPA. Seluruh rangkaian ini melibatkan puluhan petugas kebersihan dengan sistem kerja terukur agar GBLA tetap tertib hingga laga berakhir.
Baca juga:Tekad Klok Lanjutkan Tren Kemenangan di Stadion GBLA
Capaian pada pertandingan Persib melawan Persija ini juga merupakan bagian dari upaya berkelanjutan. Melalui kolaborasi konsisten antara Persib dan Jubelo dengan prinsip zero waste to landfill, pengelolaan sampah telah dilakukan di berbagai pertandingan sebelumnya, dengan rincian sebagai berikut:
- 2.948 kilogram saat PERSIB kontra Borneo FC
- 3.916 kilogram pada laga melawan Bangkok United
- 3.872 kilogram ketika menghadapi Bhayangkara FC
- 4.972 kilogram pada pertandingan kontra PSM Makassar
- 3.003 kilogram saat PERSIB vs Dewa United
- 2.522 kilogram pada laga kontra Lion City Sailors
- 1.564 kilogram ketika menghadapi Persebaya Surabaya
- 1.903 kilogram saat melawan Persis Solo
- 2.079 kilogram pada laga kontra Selangor FC.
Jika diakumulasikan, total sampah yang berhasil dikumpulkan dan dikelola dari sepuluh pertandingan di kompetisi Super League dan ACL 2 (AFC Champions League Two) musim 2025/2026 mencapai 33.350 kilogram atau lebih dari 33 ton, seluruhnya ditangani tanpa mengandalkan TPA. Angka ini menegaskan bahwa menjaga GBLA bukan aksi sesaat, melainkan kebiasaan yang terus dibangun bersama.
Head of Communications PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhi Pratama, menegaskan bahwa capaian ini lahir dari kolaborasi dan rasa memiliki semua pihak.
"Kerja keras petugas, serta kolaborasi dengan Jubelo yang memastikan pengelolaan sampah GBLA berjalan dengan prinsip zero waste to landfill. Rumah akan terasa nyaman jika semua penghuninya ikut menjaga," kata Adhi, dilansir dari laman resmi Persib, Sabtu, 24 Januari 2026.
Ia menambahkan bahwa budaya menonton sepak bola yang dewasa tidak hanya tercermin dari dukungan di tribun, tetapi juga dari sikap terhadap lingkungan stadion.
"Ketika Bobotoh menjaga kebersihan dan fasilitas GBLA, di situlah rasa cinta kepada Persib terlihat nyata. Bukan hanya saat tim bertanding, tetapi juga setelah peluit akhir berbunyi," lanjutnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....