Bang Jae Canangkan Program Besar Sepakbola Jawa Barat
- 21 Jan 2026 21:59 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Belum genap satu bulan menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal PSSI Provinsi Jawa Barat, Muhamad Jaelani Saputra langsung tancap gas menyusun berbagai program strategis untuk mendorong kemajuan sepakbola di Jawa Barat. Pria yang akrab disapa Bang Jae itu menilai potensi sepakbola di Jawa Barat sangat besar dan perlu dikelola secara terarah serta profesional.
Bang Jae menegaskan, besarnya potensi tersebut akan sia-sia apabila tidak ditangani dengan manajemen yang baik dan benar. Karena itu, sejak awal penunjukannya, ia berkomitmen memperbaiki tata kelola organisasi sekaligus memperkuat fondasi pembinaan sepakbola di seluruh wilayah Jawa Barat.
Program yang disiapkan mencakup seluruh unsur penting dalam ekosistem sepakbola. Mulai dari sistem kompetisi, peran perangkat pertandingan dan match commissioner, hingga pembinaan sepakbola putra, sepakbola wanita, serta futsal.
“Mohon dukungan dari semuanya. Setelah ditunjuk sebagai Plt Sekjen PSSI Provinsi Jawa Barat, ini menjadi tugas saya untuk menjalankan program-program organisasi secara maksimal,” ujar Bang Jae, Selasa 20 Januari 2026.
Ia menjelaskan, langkah awal yang dilakukan adalah menyusun program kerja PSSI Jawa Barat dengan mengedepankan sinergi bersama PSSI kabupaten dan kota.
Baca Juga: Persib Belum Datangkan Pemain Baru, Umuh: Tenang Aja
Selain itu, PSSI Jabar juga akan merekrut personalia yang memiliki kepedulian dan kompetensi di bidang sepakbola. “Personalia yang direkrut di antaranya pemerhati sepakbola Jawa Barat yang ingin berkontribusi ilmu, tenaga, pikiran, serta wawasan industri, termasuk sponsorship,” katanya.
Dalam rapat koordinasi yang digelar Selasa 20 Januari 2026, Bang Jae menghadirkan sejumlah tokoh sepakbola Jawa Barat. Di antaranya Djajang Nurdjaman yang juga Direktur Teknik Persib Bandung, pelatih dan instruktur kepelatihan Denny Syamsudin dan Jajat Sudrajat, wasit senior Jawa Barat H. Laga Sudarmadi, Sekjen PSSI Kota Bandung, serta jajaran pengurus PSSI Provinsi Jawa Barat lainnya.
Menurut Bang Jae, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci utama kemajuan sepakbola daerah. “Peningkatan SDM akan didapat apabila ada kerja sama yang baik dengan semua stakeholder di Jawa Barat,” ujarnya menegaskan.
Selain pembinaan SDM, penataan dan penertiban keanggotaan PSSI Provinsi Jawa Barat juga menjadi fokus utama. Saat ini, PSSI Jabar memiliki keanggotaan yang sangat besar, terdiri dari Askot dan Askab di 27 kota dan kabupaten, serta sekitar 80 klub anggota resmi. “Klub dan SSB akan kita verifikasi karena seluruh sumber data pembinaan ke depan ada pada mereka,” jelasnya.
Salah satu program unggulan yang dicanangkan adalah penyelenggaraan COPA JABAR ISTIMEWA. Turnamen ini bertujuan menjadikan sepakbola sebagai gaya hidup generasi muda dengan menanamkan nilai sportifitas dan fair play.
“Kami juga ingin mendorong sport industry dan sport tourism, sehingga sepakbola menjadi sarana pembentukan karakter dan budaya Pasundan,” kata Bang Jae.
Selain itu, PSSI Jabar juga akan menggelar liga sepakbola antarklub dengan format kompetisi home and away agar klub mendapatkan jam bertanding yang lebih ideal. Pelaksanaan PORPROV pun akan dikemas lebih profesional.
“PORPROV, khususnya cabang sepakbola, harus kita kelola lebih baik karena ini bagian penting dari pembinaan. Aura dan tampilannya harus profesional,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....