Wagub Minta Kepala Daerah Fasilitasi Nobar Persib vs Persija
- 09 Jan 2026 13:05 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengimbau masyarakat untuk menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta. Laga bertajuk el clasico Indonesia itu dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu 11 Januari 2026.
Erwan mengatakan, pihaknya telah meminta seluruh kepala daerah di 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat untuk memfasilitasi kegiatan nobar di wilayah masing-masing. Fasilitas yang dapat digunakan antara lain aula kantor pemerintahan maupun gelanggang olahraga milik daerah.
“Saya imbau kepada masyarakat dan para kepala daerah di Jabar untuk melaksanakan nobar di daerahnya masing-masing, karena Persib ini bukan hanya milik Kota Bandung, tetapi milik Jawa Barat,” ujar Erwan usai rapat koordinasi pengamanan Persib vs Persija di Aula Mapolrestabes Bandung, Kamis 8 Januari 2026.
Menurut Erwan, antusiasme bobotoh terhadap laga Persib kontra Persija sangat tinggi. Hingga tiga hari sebelum pertandingan, tiket pertandingan dilaporkan telah habis terjual. Kondisi tersebut membuat pemerintah dan aparat keamanan mengantisipasi potensi kerumunan di sekitar stadion.
Oleh karena itu, Erwan meminta bobotoh yang tidak memiliki tiket untuk tidak memaksakan diri datang ke Stadion GBLA. Ia menegaskan, pihak keamanan akan melakukan penyekatan di sejumlah titik untuk memastikan pertandingan berjalan aman dan tertib.
“Untuk yang tidak memiliki tiket, sebaiknya nobar saja di daerah masing-masing. Kami ingin pertandingan ini berjalan aman, nyaman, dan kondusif,” katanya.
Baca juga : Farhan Instruksikan Nobar Persib vs Persija di Seluruh Kecamatan
Di tempat yang sama, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menyatakan pengamanan laga Persib vs Persija akan diambil alih langsung oleh Polda Jabar. Langkah tersebut diambil untuk memudahkan koordinasi lintas wilayah dan instansi.
“Pengamanan kali ini kami ambil alih agar koordinasi dengan Mabes Polri maupun Polda Metro Jaya bisa berjalan lebih efektif,” ujar Rudi.
Selain pengamanan fisik, Polda Jabar juga akan memantau ruang digital untuk mengantisipasi potensi provokasi.
“Semua ruang akan kami monitoring, termasuk ruang siber yang kerap muncul hasutan-hasutan. Ini harus kami antisipasi sejak dini,” ucapnya.
Rudi menambahkan, penjagaan ketat juga dilakukan di pintu-pintu masuk Kota Bandung, baik jalur kereta api maupun jalur darat. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kehadiran suporter tim tamu.
“Aturan PSSI melarang suporter tim lawan hadir. Karena itu, semua akses masuk akan kami jaga agar pertandingan berjalan sesuai ketentuan,” ungkapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....