Penjelasan Manajemen Persib Soal Kuota Tiket Lawan Persija

  • 06 Jan 2026 19:39 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung: Menjelang pertandingan penuh syarat gengsi antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta, di stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1/2026), antusias Bobotoh terlihat tingginya permintaan tiket laga bertajuk El Clasico tersebut.

Terkait jumlah tiket, Persib menetapkan kuota penjualan sebanyak 26.000 lembar. Angka tersebut ditentukan berdasarkan rekomendasi dari pihak kepolisian serta hasil koordinasi lintas pihak terkait.

Head of Communications PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhi Pratama, mengatakan, keputusan tersebut diambil dengan pertimbangan utama pada aspek keamanan dan kenyamanan penonton.

“Penetapan jumlah tiket ini bukan semata soal kapasitas, tetapi hasil koordinasi yang matang dengan berbagai pihak. Faktor keselamatan, kenyamanan Bobotoh, serta pengelolaan arus masuk dan keluar stadion menjadi prioritas kami,” kata Adhi, Selasa (6/1/2026).

Baca juga:Tiket El Clasico Persib versus Persija Habis Terjual

Menjawab pertanyaan terkait adanya penyesuaian harga tiket, Adhi menjelaskan bahwa laga Persib melawan Persija masuk dalam kategori big match dengan tingkat animo yang sangat tinggi. Dalam konteks tersebut, penyesuaian harga merupakan bagian dari penerapan dynamic pricing yang lazim digunakan dalam industri olahraga profesional.

“Dynamic pricing adalah mekanisme yang umum diterapkan, terutama pada pertandingan dengan permintaan yang sangat tinggi. Di saat yang sama, big match juga membawa konsekuensi pada peningkatan biaya operasional,” jelasnya.

Ia menambahkan, peningkatan tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari pengamanan tambahan, pengaturan lalu lintas, penambahan steward, hingga kesiapan teknis dan layanan penonton di dalam stadion.

“Penyesuaian harga dilakukan secara terukur dan tetap mempertimbangkan keterjangkauan, dengan tujuan utama memastikan pertandingan berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh Bobotoh,” lanjut Adhi.

Sementara itu, terkait keluhan sebagian Bobotoh mengenai aplikasi Persib yang sempat mengalami kendala, Adhi menyampaikan apresiasi atas masukan yang diberikan. Menurutnya, lonjakan akses yang sangat tinggi dalam waktu bersamaan menjadi tantangan tersendiri pada momen big match.

“Pada pertandingan seperti ini, jutaan pengguna bisa mengakses aplikasi dalam waktu yang hampir bersamaan. Kondisi tersebut tentu berdampak pada performa sistem,” ungkapnya.

Meski demikian, Adhi memastikan bahwa tim Persib terus melakukan pemantauan dan perbaikan secara bertahap agar layanan kembali stabil." Masukan dari Bobotoh menjadi evaluasi penting bagi kami. Ini menjadi bahan pembelajaran agar ke depan kualitas layanan digital Persib semakin siap,” tuturnya.

Adhi menyampaikan apresiasi atas dukungan, kepercayaan, dan kesabaran Bobotoh yang terus mengalir." Ini juga menjadi pengingat bagi kami untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pertandingan, baik di stadion maupun melalui layanan digital,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....