Tim Sepak Bola Popda Cimahi jadi Runner Up
- 30 Sep 2025 21:23 WIB
- Bandung
KBRN, Cimahi: Sorak sorai dan tepuk tangan menggema di tribun Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Senin (29/9/2025), meskipun peluit panjang sudah berbunyi dan skor akhir tidak berpihak pada Cimahi.
Bagi banyak orang, pertandingan itu mungkin hanya laga final biasa. Tapi bagi Kota Cimahi, sore itu menjadi bukti bahwa kerja keras, semangat juang, dan cinta terhadap olahraga bisa menembus batas.
Tim sepak bola pelajar Cimahi memang harus puas sebagai runner-up dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XIV Jawa Barat 2025, setelah kalah dari tuan rumah Kota Bandung dengan skor 2-4.
Namun, tak satu pun dari pemain, pelatih, ataupun pendukung yang menundukkan kepala karena mereka tahu, mereka sudah memberikan yang terbaik.
Laga berjalan ketat sejak menit pertama. Bandung unggul lebih dulu, namun semangat pantang menyerah ditunjukkan tim muda Cimahi.
Dua gol yang dicetak Raihan Maulana, striker muda penuh bakat dari MA Asih Putra Cimahi, sempat membuka peluang bagi Cimahi untuk mengejar.
Meski akhirnya harus mengakui keunggulan lawan, penampilan Raihan yang merupakan jebolan RF Soccer Cimahi menjadi sorotan.
Dengan ketajamannya di lini depan dan kepemimpinannya di lapangan, nama Raihan kini mulai diperhitungkan sebagai calon bintang masa depan sepak bola pelajar Jawa Barat.
“Saya hanya ingin bermain untuk Cimahi. Menang atau kalah, kami main dengan hati,” ucap Raihan singkat usai pertandingan, dengan peluh dan semangat yang belum reda.
Sementara itu tokoh masyarakat Cimahi, Kang Nana Heryana, yang turut hadir langsung di stadion, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pemain.
“Anak-anak ini luar biasa. Bisa menembus final di tingkat provinsi itu bukan perkara mudah. Ini bukti Cimahi punya potensi besar di dunia sepak bola pelajar,” ujar Kang Nana.
Ia juga menyebut keberhasilan ini tak lepas dari kerja keras para pelatih Coach Nurjati, Coach Adam, dan Coach Tanto yang mampu membentuk skuad muda dengan karakter kuat dan mental kompetitif.
Bagi Kota Cimahi, medali perak di POPDA tahun ini bukan sekadar pencapaian prestasi. Ini adalah tanda kebangkitan, bahwa pembinaan olahraga, khususnya sepak bola, mulai menunjukkan hasil nyata.
Dari lapangan-lapangan sekolah dan klub-klub kecil, lahir anak-anak muda dengan semangat besar dan mimpi tinggi.
Tak kalah penting, dukungan masyarakat Cimahi sepanjang turnamen baik di stadion maupun melalui media sosial menjadi bahan bakar moral yang sangat berarti bagi tim.
“Kami ucapkan terima kasih atas semua dukungan. Ini bukan akhir, tapi awal dari langkah yang lebih besar,” ucap Coach Tanto usai laga.
Tim pulang ke Cimahi dengan kepala tegak. Bukan karena trofi, tetapi karena telah menunjukkan karakter, kerja keras, dan semangat juang sejati.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....