Transformasi Keberadaan Pasar Kaget Tegallega

  • 30 Jul 2024 13:43 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung: Pasar kaget, aktivitas jual beli masyarakat tradisional di beberapa tempat termasuk Badung, ternyata sudah ada sejak pendudukan Belanda. Keberadaannya tidak terlepas dari segregasi kebijakan yang diterapkan oleh pemerintahan kolonial Belanda antara orang pribumi dan penjajah.

Minimnya aktivitas jual beli secara tradisional dan tidak permanen masyarakat pribumi di permukiman, maka muncul pasar kaget sebagai alternatif. Sejak jaman penjajahan Belanda, materi yang diperjual belikan dan tempatnya, mirip pasar kaget sekarang, berada di pusat keramaian.

Salah satu pasar kaget yang terkenal dan selalu banyak didatangi pengunjung di Kota Bandung, yakni pasar kaget Tegallega. Pasar kaget Tegallega, beraktivitas setiap hari mulai jam lima pagi hingga pukul duabelas siang, kecuali hari Jum’at tutup.

Yulianti salah satu mahasiswi warga Kota Bandung mengatakan, ia merasa terbantu dan bermanfaat dengan adanya pasar kaget tersebut. Keberadaan pasar kaget bagi sebagian warga sangat membantu, tetapi ada juga yang merasa terganggu karena kebersihan dan kemacetan.

“Jaraknya deket banget dari tempat ngekos saya, apalagi dipasar kaget Tegallega ini komplit segala ada” katanya ketika ditemui Nia Yunia.

Sementara Desy warga setempat menuturkan, tidak semua masyarakat merasa nyaman dengan adanya pasar kaget tradisional di daerah Tegallega ini, terutama mengenai sampah dan kemacetan.

“Jujur aja sedikit terganggu, karena banyak sampah dan macetnya kadang cukup parah jadi motor mobil susah kalau lewat ke jalan yang ada pasar kagetnya,” katanya.

Beberapa waktu lalu pemerintah daerah berupaya menata pedagang kaki lima, sehingga tidak ada lagi pihak yang merasa dirugikan. Diharapkan ke depan, semua pedagang dan pihak lain yang berkepentingan merasa aman dan nyaman bertransaksi kebutuhan rumah tangga.

“Dulu mah ga kaya gini, penjualnya ada di pinggir jalan banget tapi sekarang mah udah enak, yang jualan lebih ke dalem,”

“Jualanya juga ditata sesuai dengan jenis barang, seperti makanan, baju, sayuran. Jadi ga nyampur, kitanya ga pusing” ujar hesti pengunjung pasar kaget Tegallega.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....