DLH Cimahi Fokus Tangani Sampah Melalui Tiga Langkah
- 04 Jul 2024 22:49 WIB
- Bandung
KBRN, Cimahi: Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi menekankan pentingnya penanganan sampah dari hulu dengan tiga langkah utama: Gerakan Orang Cimahi Pilah Sampah (Grak Ompimpah), Bank Sampah, dan Cimahi Edukasi Olah Sampah (Ceu Omah).
Kepala DLH Cimahi, Chanifah Listyarini, menyatakan bahwa meskipun program tersebut belum optimal karena baru berjalan sekitar satu tahun, diperlukan sekitar lima tahun untuk pendampingan kepada masyarakat.
"Ini baru berjalan sekitar satu tahun, kami butuh sekitar lima tahun untuk pendampingan kepada masyarakat," ujar Chanifah saat dihubungi RRI, Rabu (3/7/2024).
Chanifah menjelaskan bahwa pendekatan penanganan sampah dimulai dari hulu melalui program Grak Ompimpah, yang mengedukasi masyarakat untuk memilah sampah dari rumah dan melakukan pemilahan sampah secara door-to-door.
"Kami kuatkan yang ada di hulu terlebih dahulu, dengan door-to-door edukasi dan door-to-door collection," katanya.
Langkah selanjutnya adalah pembentukan Bank Sampah Unit (BSU) di 312 RW, dengan target optimalisasi sampah anorganik yang bernilai jual. Saat ini, sekitar 100 bank sampah sudah beroperasi.
"Di Kota Cimahi ada 312 RW, diharapkan nantinya semua sudah mempunyai bank sampah," jelas Chanifah.
Ke depan, BSU juga diharapkan dapat mengolah sampah organik dengan koordinasi dan pendampingan dari DLH.
Kemudian langkah ketiga adalah program Ceu Omah (Cimahi Edukasi Olah Sampah) fokus pada edukasi pengelolaan sampah kepada siswa PAUD dan TK, memperkenalkan pengelolaan sampah yang benar kepada generasi penerus.
"Kami melakukan sosialisasi bagaimana pengelolaan sampah dan mengedukasi mereka," ungkap Chanifah.
Chanifah mengakui dengan tiga langkah yang dilakukan terbukti efektif dalam penanganan sampah di Kota Cimahi.
"Kita melakukan pendekatan pada masyarakat, sehingga posisi yang dulu 170 ton per hari itu saat Desember posisinya 130 ton per hari, jadi ada penurunan 40 ton," tambahnya.
"Dan hari ini kita bisa me maintenance itu di angka 130-140. Tapi tentunya belum puas bagi kami, kami harus selalu menurunkan ini terus karena kami punya cita-cita zero to TPA di tahun 2025 untuk Kota Cimahi," jelasnya.
Namun, Chanifah mengakui masih terdapat kendala yaitu masih kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....