Harga Beras di Singaparna Lebih Mahal Dari HET

  • 11 Jun 2024 21:09 WIB
  •  Bandung

KBRN, Tasikmalaya : Pasca Harga Eceran Tertinggi (HET) beras yakni untuk beras medium dari Rp 10.900,- naik menjadi Rp 12.500,- per kilogram, dan beras premium Rp 13.900,- sampai Rp 14.900 per kilogramnya.

Harga beras di Pasar Singaparna Kabupaten Tasikmalaya justru tembus Rp 16.000 - per kilogramnya. Kenaikan harga beras ini dipicu gagal panen dan tingginya biaya produksi.

Ucu, pedagang beras di Pasar Singaparna mengatakam, setelah adanya HET beras, harga beras mengalami kenikan.

“Setelah ada HET, paling tingga saat ini yang premium jadi Rp 16 ribu per kilogram," katanya.

Tidak hanya HET yang menyebakan kenaikan, penyesuaian harga juga untuk menghindari kerugian, akibat tingginya biaya produksi,

“untuk medium Rp 13.500,- premium Rp 16.000 - belum biaya kuli dan transportasi. Jadi ya wajar," katanya.

Asep (40) pembeli beras menayangkan, kenaikan HET pada beras, padahal kenyataannya harga beras tetap tinggi meski ada HET.

“HET naik harga beras malah lebih naik," ucap dia.

Dia pun berharap, HET beras tersebut lebih rendah, agar pembeli tidak dibebani dengan harga mahal namun terjangkau.

“Akibat kenaikan tersebut, pembeli dan pedagang bisa turun. Apalgi saat ini lahan sawah banyak diserang hama,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....