Intensitas Hujan Tinggi Masyarakat Subang Khawatir Terjadi Bencana

  • 07 Jan 2024 17:42 WIB
  •  Bandung

KBRN, Subang: Musim penghujan dengan intensitas curah hujan yang tinggi, membuat masyarakat yang berada di titik lokasi bencana, khawatir terjadi bencana banjir, longsor, dan juga banjir bandang, yang mengancam setiap hujan turun.

Agus (35) warga Kelurahan Soklat Kecamatan Subang Kabupaten Subang menyatakan, tidak hanya bencana banjir yang mengancam akibat hujan deras dan sampah yang berserakan, sehingga menyumbat aliran sungai, juga bencana longsor dan banjir bandang.

"Musim hujan mah pak, nya dibilang sieun banjir ya, untuk daerah Pamanukan, Subang kota wae ayeuna mah kebanyakan sampah-sampah yabg beserakan, jadi si solokan-solokan teh kapendet," ungkap Agus kepada RRI di Subang, Minggu (7/1/2024).

Sedangkan ancaman bencana lainnya, seperti longsor, banjir bandang dan juga angin puting beuling, kejadiannya tidak terduga.

"Ya semua bencana tadi mah, kajadianana moal bisa di duga pak," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Tagana Dinsos Kabupaten Subang Jajang Abdul Muhaemin menyebutkan, Subang merupakan salah satu Kabupaten yang memiliki indeks resiko bencana yang tinggi di Jawa Barat. Mulai dari ancaman erupsi Gunung tangkuban parahu, longsor, banjir bandang, angin puting beliung, banjir dan juga ROB di pantai utara laut jawa (Pantura).

Maka dari itu Jajang mengimbau, masyarakat yang berada di daerah titik rawan bencana, untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiap siagaan, karena di Subang sendiri sudah terjadi berbagai bencana alam. Terlebih dampak dari gempa di Sumedang, yang imbasnya bisa mengakibatkan bencana longsor.

"Musim pemghujan sekarang, sudah mulai dengan intensitasnya tinggi. Oleh karena itu, masyarakat kami imbau, untuk tetap waspada, dan siap siaga jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam," terang Jajang.

Sedangkan untuk meminimalisir terjadinya bencana banjir khususnya kata Jajang, masyarakat diajak untuk melakukan mitigasi bencana yang dikomandoi oleh para Kepala Desa ditingkat bawah, hingga ketingkat kecamatan dan Kabupaten oleh Pj. Bupati serta unsur Forkopimda.

"Ya kami bersama BPBD, Damkar, dan juga TNI/Polri, terus berupaya melakukan mitigasi bencana, karena menjadi salah satu ikhtiar kita, dalam meminimalisir terjadinya bencana alam," pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....